Pemprov Maluku Utara Targetkan Indeks Harmoni Naik di 2026, Kolaborasi Jadi Kunci
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menargetkan peningkatan nilai Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) pada tahun 2026. Upaya tersebut dinilai membutuhkan kolaborasi kuat lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.
Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadri La Etje dalam penutupan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Persiapan dan Mekanisme Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia Provinsi Maluku Utara tahun 2026 yang berlangsung di Muara Hotel, Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Kadri menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat komitmen menjaga stabilitas wilayah dengan menargetkan peningkatan nilai Indeks Harmoni pada tahun 2026.
Menurutnya, indeks harmoni menjadi potret penting yang menggambarkan kondisi daerah dari berbagai aspek, mulai dari toleransi beragama, stabilitas ekonomi, dinamika politik, hingga ketahanan sosial dan budaya.
Meski Maluku Utara saat ini telah mencatat capaian indeks yang cukup baik di beberapa sektor, pemerintah menilai masih diperlukan kerja keras untuk meningkatkan nilai harmoni secara menyeluruh.
“Indeks ini adalah cerminan kita semua. Dengan toleransi yang kuat, kita dapat mengantarkan daerah ini hidup dalam kebersamaan, kedamaian, dan kerukunan,” kata Kadri.
Ia mengakui, upaya mewujudkan harmoni yang ideal masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Disparitas ekonomi serta inflasi yang fluktuatif menjadi faktor yang dapat memengaruhi stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, pemerintah menekankan bahwa harmoni tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi juga menyangkut pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan sosial.
“Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai harmoni dapat diterjemahkan dalam kebijakan dan tindakan nyata,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kolaborasi sebagai kunci utama dalam mewujudkan Maluku Utara yang lebih harmonis dan sejahtera.








Komentar