Detik-detik Kapal Tenggelam di Perairan Ternate, Seluruh ABK Selamat
Kapal motor KM Garda Nusantara 17 yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate akhirnya tenggelam, Senin, 16 Maret 2026.
Beruntung, seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses penyelamatan sempat terkendala cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda perairan Maluku Utara.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan tiba di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggunakan KM Sabuk Nusantara 115,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 15.15 WIT, tujuh awak kapal berhasil dipindahkan ke atas KM Sabuk Nusantara 115 setelah kapal yang mereka tumpangi tidak lagi dapat dipertahankan akibat kerusakan mesin dan kondisi laut yang semakin memburuk.
Tak lama setelah proses evakuasi dilakukan, KM Garda Nusantara 17 dilaporkan karam dan tenggelam di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate.
Dalam operasi penyelamatan tersebut, PT PELNI Cabang Ternate turut mengerahkan KM Sabuk Nusantara 86 untuk membantu proses evakuasi serta melakukan pengawalan bersama KN SAR Pandudewanata. Namun perjalanan menuju lokasi sempat terhambat cuaca buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang.
Sekitar pukul 18.50 WIT, KM Sabuk Nusantara 86 tiba di lokasi dan bertemu dengan KM Sabuk Nusantara 115 yang telah lebih dahulu mengevakuasi para awak kapal. Kedua kapal tersebut kemudian bersama KN SAR Pandudewanata melakukan pengawalan menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
Setelah menempuh perjalanan di tengah kondisi laut yang kurang bersahabat, pada pukul 23.00 WIT seluruh korban bersama tim SAR gabungan akhirnya tiba dengan selamat di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
Setibanya di pelabuhan, para korban langsung diserahkan kepada pihak PT PELNI Ternate dan keluarga masing-masing. Mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Maluku Utara untuk memastikan kondisi mereka tetap baik.
Setelah seluruh proses evakuasi selesai, tim SAR gabungan kemudian menggelar debriefing sebagai tanda berakhirnya operasi pencarian dan pertolongan. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing.
Adapun tujuh awak kapal yang berhasil diselamatkan yakni Untung Purwadi, Felix Herman Sulipatty, Teguh Gunawan, Dimas Afif Sugiyanto, Anselmus Hamonangan, Mohammad Al Yudha C.R., dan Mochmad Makhsun.
Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, Brimobda Polda Maluku Utara, Polres Ternate, Bid Dokkes Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, Korem 152/Baabullah, KPLP Ternate, PT PELNI, PT Pelindo, BPPK Maluku Utara, Jasa Raharja Ternate, dan RAPI Ternate, serta dukungan armada KM Sabuk Nusantara 115 dan KM Sabuk Nusantara 86.








Komentar