Insiden
Kebakaran Hebat di Bastiong Talangame, Wali Kota Ternate Respons Cepat
Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kelurahan Bastiong Talangame, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Selasa, 31 Maret 2026 dini hari.
Tiga unit rumah dilaporkan hangus terbakar, dengan total kerugian materiel ditaksir mencapai lebih dari Rp1,3 miliar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Nora Ayu (26), warga RT 11/RW 03, sekitar pukul 03.15 WIT. Saat itu, ia tengah berada di dalam kamar bersama dua anaknya.
Menurut keterangan saksi, kebakaran bermula ketika aliran listrik tiba-tiba padam. Nora yang keluar dari kamar mendapati api telah menyambar plafon dan pintu rumahnya. Dalam kondisi panik, ia langsung berteriak meminta pertolongan warga.
Teriakan tersebut didengar Ketua RT 011, Lutfi Ayub (55), yang kemudian bersama warga bergegas menuju lokasi untuk membantu evakuasi korban. Nora Ayu dan kedua anaknya berhasil diselamatkan ke tempat aman.
Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke dua rumah di sekitarnya, masing-masing milik Astriani (39) di sisi kanan dan Nafsia Salasa (58) di sisi kiri.
Astriani mengaku terbangun setelah mendengar teriakan Nora. Ia langsung menyelamatkan keluarganya, sekaligus membantu mengevakuasi anak-anak Nora menjauh dari lokasi kebakaran.
Sementara itu, Nafsia Salasa yang tengah beristirahat bersama suami dan keponakannya juga bergegas keluar rumah saat api mulai menyambar dinding. Ia hanya sempat menyelamatkan sejumlah uang sebelum menyelamatkan diri.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian cukup besar, masing-masing ditaksir sekitar Rp400 juta untuk rumah Nora Ayu, lebih dari Rp500 juta untuk rumah Astriani, serta sekitar Rp400 juta untuk rumah Nafsia Salasa.
Untuk menjinakkan api, lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, dibantu satu unit water cannon milik Polres Ternate serta partisipasi warga. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah beberapa waktu.
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas, Ipda Sudirjo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah awal penanganan.
“Dugaan awal, api berasal dari rumah milik saudari Nora Ayu yang kemudian merambat ke rumah warga di sebelah kanan dan kiri. Saat ini penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Polres Ternate juga telah menurunkan personel piket Reskrim, Unit Identifikasi, serta SPKT untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan memasang garis polisi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik di lingkungan permukiman.
Wali Kota Tinjau Lokasi, Pastikan Bantuan
Pasca kejadian, Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, turun langsung meninjau lokasi kebakaran pada Selasa pagi. Ia didampingi unsur BPBD, Dinas Sosial, dan Baznas Kota Ternate.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu sebagai bentuk empati terhadap korban.
Wali Kota menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan meminta para korban tetap tabah.
“Ini bagian dari empati kami terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah. Kami berharap para korban tetap kuat menghadapi cobaan ini,” katanya.
Ia juga memastikan pemerintah segera menyalurkan bantuan.
“Saya sudah meminta lurah, BPBD, dan Dinas Sosial untuk segera mendata dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan korban,” ujarnya.