Harlah Muslimat NU ke-80 di Ternate, Wagub Dorong Peran Perempuan dan Persatuan
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menghadiri kegiatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 yang dirangkaikan dengan Halalbihalal 1447 Hijriah serta pelepasan jemaah haji tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Jati, Minggu, 5 April 2026, itu menjadi momentum penguatan peran perempuan sekaligus mempererat persatuan umat di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi daerah.
Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan, terutama dalam membangun ketahanan keluarga dan sosial masyarakat.
“Muslimat NU telah menunjukkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak,” ujar Sarbin.
Ia juga menyoroti sejumlah persoalan yang tengah dihadapi Maluku Utara, di antaranya tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta peningkatan kasus HIV.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari semua pihak, termasuk melalui peningkatan edukasi, kesadaran akan hak-hak perempuan, serta keterlibatan aktif perempuan dalam pembangunan.
“Persatuan dan kesatuan umat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” tambahnya.
Sarbin pun mengajak Muslimat NU Maluku Utara untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Wilayah Muslimat NU Maluku Utara, Rosita Alting, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang kini memasuki usia ke-80 tahun.
Ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi dan saling memaafkan usai menjalani ibadah Ramadan, sekaligus menjaga soliditas antaranggota.
Rosita juga menyampaikan doa dan dukungan bagi anggota Muslimat NU yang akan menunaikan ibadah haji, dengan harapan kembali sebagai haji yang mabrur dan tetap berkhidmat di organisasi.
“Muslimat NU Maluku Utara berkomitmen untuk terus hadir memberi kontribusi bagi umat dan daerah, serta responsif terhadap berbagai persoalan sosial,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf, turut mengapresiasi peran Muslimat NU dalam pembangunan sosial keagamaan.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan pembangunan kantor NU di Maluku Utara dan meminta dukungan doa dari seluruh kader Muslimat.
“Penguatan kaderisasi menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi ke depan,” katanya.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari menyanyikan Mars Muslimat NU, pemutaran video sejarah NU, hingga pemotongan tumpeng oleh Wakil Gubernur.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan rebana oleh Dinas DP3A Provinsi Maluku Utara kepada pengurus Muslimat NU, serta prosesi pelepasan calon jemaah haji yang ditandai dengan lantunan azan.
Acara kemudian ditutup dengan Halalbihalal yang diikuti para pengurus dan tamu undangan, termasuk organisasi perempuan, pengurus cabang, serta majelis taklim se-Maluku Utara.