1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemerintah

SIPADU Diluncurkan, BPKAD Morotai Perkuat Transparansi dan Akurasi Pengelolaan PAD

Oleh ,

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus mempercepat transformasi digital di sektor keuangan daerah.

Melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pemda resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pendapatan Daerah Terpadu (SIPADU) sebagai inovasi untuk memperkuat pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.

Aplikasi SIPADU merupakan gagasan Kepala BPKAD Pulau Morotai, Marwan Sidasi, yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh transaksi pajak dan retribusi daerah dalam satu sistem digital yang dapat diakses secara real-time.

Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), sekaligus meningkatkan akuntabilitas serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Marwan Sidasi menjelaskan, SIPADU hadir untuk menjawab kebutuhan sistem yang mampu merekam seluruh proses penyetoran PAD secara cepat dan terukur.

“Setiap transaksi penyetoran PAD langsung terbaca dalam sistem dan dapat dipantau progresnya setiap saat. Baik setoran dari wajib pajak maupun oleh bendahara penerima di OPD, semuanya tercatat secara real-time,” ujarnya, Minggu, 19 April 2026.

Menurutnya, kehadiran SIPADU juga memberikan kemudahan bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD dalam memantau kinerja penerimaan di instansinya tanpa harus menunggu laporan manual.

“Aplikasi ini tidak hanya menjadi alat pencatatan, tetapi juga berfungsi sebagai media rekonsiliasi antara data BPKAD dengan bendahara penerima di masing-masing OPD. Dengan demikian, potensi selisih data dapat diminimalisir,” katanya.

Ia menambahkan, dashboard rekapitulasi dalam aplikasi SIPADU dapat diakses langsung oleh Bupati Pulau Morotai sebagai bagian dari sistem pengawasan dan pengendalian kinerja pendapatan daerah secara menyeluruh.

Sebagai tindak lanjut implementasi, BPKAD mengimbau seluruh pimpinan OPD agar segera mengarahkan bendahara penerima di masing-masing instansi untuk mengakses dan memanfaatkan aplikasi SIPADU.

“Dengan hadirnya SIPADU, kami optimistis transformasi digital di sektor keuangan daerah akan semakin cepat, pelayanan menjadi lebih efisien, serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan PAD yang transparan dan akuntabel semakin meningkat,” pungkas Marwan.

Berita Lainnya