1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemda Halmahera Timur Sikapi Dugaan Pencemaran Kali Kukuba dan Teluk Buli

Oleh ,

Dugaan pencemaran lingkungan di Kali Kukuba yang bermuara ke perairan Teluk Buli mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

Menyikapi laporan adanya endapan sedimen di kawasan tersebut, pemerintah daerah langsung bergerak cepat melakukan penelusuran.

Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengaku pihaknya telah mengambil langkah awal dengan menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera turun ke lokasi.

“Kami sudah minta Kadis Lingkungan Hidup menurunkan tim untuk mengecek kondisi di Kali Kukuba dan perairan Teluk Buli, termasuk memastikan kebenaran adanya endapan sedimen yang dilaporkan,” ujar Ricky, Senin 4 Mei 2026.

Tak hanya itu, Pemda Halmahera Timur juga berencana pemanggilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut. Di antaranya PT Feni, NKA, SDA, serta PT Antam Buli. Langkah ini dilakukan guna mengklarifikasi sekaligus memverifikasi hasil temuan tim di lapangan.

“Senin kami akan panggil pihak perusahaan untuk mengklarifikasi dan memverifikasi hasil temuan terkait sedimentasi di perairan Teluk Buli,” tegas Ricky.

Ricky menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentolerir adanya kelalaian yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Jika ditemukan unsur pembiaran dari pihak perusahaan, Pemda Haltim siap mengambil tindakan tegas.

“Kalau terbukti ada pembiaran, kami akan segera mengambil langkah tegas, termasuk melaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup serta ke direksi pusat perusahaan terkait,” pungkasnya.

Berita Lainnya