1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Jembatan Wai Bega Sula Kembali Dibangun, Proyeknya Telan Anggaran Rp5,78 Miliar

Oleh ,

Pembangunan Jembatan Wai Bega di Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi dimulai kembali setelah jembatan sebelumnya ambruk dihantam banjir besar pada November 2025 lalu.

Proyek pembangunan jembatan tersebut dikerjakan oleh PT Trio Sukses Bersatu dengan nilai kontrak sebesar Rp5.780.103.000,00. Pekerjaan dimulai sejak 31 Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada 27 September 2026 mendatang.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal berupa pengeboran tanah (soil boring) untuk memastikan kondisi struktur dasar sebelum pekerjaan konstruksi utama dilaksanakan.

Pengawas proyek, Sahrudin, mengatakan pengeboran dilakukan untuk mencapai Standard Penetration Test (SPT) 60 yang menunjukkan tingkat kepadatan tanah sudah sangat kuat dan layak untuk menopang konstruksi jembatan.

“Pengeboran ini penting untuk memastikan kondisi tanah benar-benar stabil sebelum masuk ke tahap pekerjaan struktur utama,” ujarnya saat ditemui di lokasi proyek, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan, proses pengeboran mulai dikerjakan sejak 10 Mei 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu. Hingga kini, pekerjaan tersebut telah berjalan selama tiga hari.

Sebelumnya, Jembatan Wai Bega ambruk akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 24 November 2025. Peristiwa itu sempat memutus akses transportasi warga dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Sebagai langkah darurat, pemerintah sempat membangun jembatan sementara di sekitar lokasi untuk menjaga konektivitas warga tetap berjalan.

Pembangunan jembatan permanen ini saat ini berada di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Maluku Utara sebagai upaya pemulihan infrastruktur dan peningkatan konektivitas di wilayah Kepulauan Sula.

Berita Lainnya