1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Rusli Sibua Bawa Morotai Sabet Penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

Oleh ,

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai kembali mencatat prestasi di tingkat regional setelah meraih penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku, Selasa, 19 Mei 2026.

Penghargaan tersebut diraih di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua atas keberhasilan pemerintah daerah menekan angka kemiskinan dan mempercepat penanganan stunting di wilayah kepulauan.

Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan Pemkab Pulau Morotai dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.

Meski berada di wilayah kepulauan terluar dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses pelayanan, Morotai dinilai mampu menghadirkan program pembangunan yang efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Usai menerima penghargaan, Rusli Sibua mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pelayanan dan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kami percaya keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari infrastruktur, tetapi dari kemampuan pemerintah menghadirkan harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik lagi,” ujar Rusli.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Morotai terus memperkuat program prioritas yang difokuskan pada penanganan kemiskinan dan stunting secara terpadu.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan intervensi gizi balita, memperluas edukasi kesehatan keluarga, hingga memastikan layanan kesehatan dasar menjangkau wilayah terpencil dan kawasan pesisir.

Selain itu, pemerintah daerah juga membangun kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader posyandu, hingga masyarakat dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Sementara di sektor ekonomi, Pemkab Morotai menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor perikanan, pertanian, UMKM, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Program-program tersebut dinilai berhasil memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga, terutama di wilayah desa dan kawasan pesisir.

Menurut Rusli, tantangan pembangunan di wilayah kepulauan justru menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan untuk tertinggal. Justru dari wilayah kepulauan seperti Morotai, kami ingin menunjukkan bahwa daerah mampu tumbuh, berkembang, dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku merupakan forum penghargaan bagi kepala daerah dengan capaian terbaik dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan sejumlah indikator strategis, mulai dari keberhasilan menekan angka kemiskinan, percepatan penurunan stunting, kualitas pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus menempatkan Pulau Morotai sebagai salah satu daerah dengan transformasi pembangunan sosial terbaik di kawasan Nusa Tenggara dan Maluku.

Ke depan, Pemkab Morotai berkomitmen memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dengan capaian itu, Pulau Morotai kini tidak hanya dikenal sebagai daerah strategis di kawasan timur Indonesia, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan pembangunan wilayah kepulauan yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Berita Lainnya