1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Kejari Ternate Musnahkan Barang Bukti, Wawali Nasri Ajak Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan

Oleh ,

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht di Kantor Kejari daerah setempat, Selasa, 20 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat penegak hukum, serta sejumlah pimpinan instansi terkait.

Kepala Kejaksaan Negeri Ternate, Syamsidar Monoarfa, mengatakan pemusnahan barang bukti merupakan bagian penting dalam pelaksanaan penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

Ia menyampaikan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari sejumlah perkara pidana sejak Desember 2025 hingga April 2026 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dan wajib dieksekusi sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Pemusnahan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata pelaksanaan putusan pengadilan dan komitmen aparat penegak hukum dalam memastikan barang bukti tidak disalahgunakan,” kata Syamsidar.

Menurutnya, keberhasilan penanganan perkara tidak terlepas dari sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Ternate.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, memberikan apresiasi kepada Kejari Ternate bersama seluruh aparat penegak hukum yang terus konsisten memberantas berbagai bentuk tindak pidana di daerah.

Nasri menilai, pemusnahan barang bukti menjadi simbol bahwa negara hadir dalam menegakkan hukum secara terbuka dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Ternate sangat mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Ternate bersama seluruh unsur penegak hukum. Ini menunjukkan bahwa proses hukum berjalan dengan baik, transparan, dan memiliki kepastian hukum yang jelas,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya pemberantasan kejahatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kita tidak boleh memberi ruang terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu stabilitas daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, kejaksaan, kepolisian, TNI, dan masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.

Nasri berharap kegiatan pemusnahan barang bukti juga dapat menjadi edukasi publik agar masyarakat semakin sadar terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Pemusnahan barang bukti ini juga menjadi pesan tegas bahwa setiap tindak pidana pasti akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah Kota Ternate mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum demi menciptakan daerah yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Berita Lainnya