1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

SMK Presiden di Morotai Gratis Total, Siswa Dapat Asrama hingga Fasilitas Lengkap

Oleh ,

Program pendidikan gratis resmi dibuka oleh Yayasan Universitas Presiden Jababeka melalui pendirian SMK Presiden di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Sekolah kejuruan tersebut menawarkan pendidikan tanpa biaya lengkap dengan fasilitas asrama, makan minum, hingga seragam sekolah selama tiga tahun masa pendidikan.

Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga Morotai, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat di Provinsi Maluku Utara yang ingin menyekolahkan anaknya di SMK Presiden.

Kepala Sekolah SMK Presiden Pulau Morotai, Muhlis Bay, mengatakan seluruh kebutuhan pendidikan siswa akan ditanggung penuh oleh pihak sekolah, termasuk biaya pendaftaran yang juga digratiskan.

“Tujuannya kita membantu masyarakat yang kurang mampu, baik di Morotai maupun di Maluku Utara pada umumnya,” ujarnya.

Menurut Muhlis, seluruh siswa yang diterima nantinya akan tinggal di asrama sehingga sekolah akan menerapkan sistem disiplin yang ketat selama proses pendidikan berlangsung.

Selain mata pelajaran umum, SMK Presiden juga menyiapkan sejumlah program unggulan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja, seperti perhotelan, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin.

“Ini bukan hanya untuk masyarakat Morotai saja, tapi terbuka untuk umum. Semua masyarakat di Maluku Utara yang anaknya mau disekolahkan di SMK Presiden silakan didaftarkan,” katanya.

Muhlis menjelaskan, program gratis tersebut berlaku khusus bagi seluruh siswa angkatan pertama, baik yang berasal dari Morotai maupun luar daerah. Para siswa yang diterima akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis hingga lulus sekolah.

“Kita belum tahu ke depan, tapi yang jelas yang mendaftar pertama ini akan digratiskan hingga lulus sekolah,” jelasnya.

Untuk persyaratan pendaftaran, lanjut dia, sama seperti sekolah pada umumnya, yakni melampirkan ijazah, kartu keluarga, dan pas foto.

Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun manual. Untuk pendaftaran manual, pihak sekolah telah menyiapkan petugas yang berjaga di lokasi sekolah di Desa Falila, Kabupaten Pulau Morotai.

“Untuk pendaftaran manual itu ada petugas yang standby di lokasi sekolah, tepatnya di Desa Falila,” ungkapnya.

Ia memastikan seluruh fasilitas sekolah diberikan secara cuma-cuma tanpa pungutan biaya apa pun. Para siswa nantinya hanya diminta fokus belajar dan mematuhi aturan disiplin sekolah maupun asrama.

“Semuanya gratis, baik makan minum, seragam dan juga tempat nginap. Semua ditanggung sekolah, siswa hanya fokus belajar dan taat pada aturan disiplin,” tegasnya.

Fasilitas asrama yang disediakan juga tergolong lengkap dan modern. Setiap kamar telah dilengkapi tempat tidur, meja belajar, lemari hingga pendingin ruangan (AC).

“Kita punya live studio 80 kamar, kemudian ada perumahan 40 unit yang masing-masing unit itu ada dua kamar,” tandasnya.

Berita Lainnya