IMFA Bidik Talenta Maluku Utara, Ratusan Pemain Muda Ikut Seleksi Ketat
Indonesia Muda Football Academy (IMFA) mulai membidik talenta muda sepak bola asal Maluku Utara melalui seleksi beasiswa yang digelar di Lapangan Gambesi, Kota Ternate, Sabtu, 23 Mei 2026.
Sebanyak 213 pemain muda dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara ikut ambil bagian dalam seleksi tersebut. Para peserta merupakan pemain usia muda kelahiran 2009 hingga 2013 yang berkesempatan mendapatkan pembinaan sepak bola profesional di akademi tersebut.
Seleksi yang berlangsung sejak pagi itu dipimpin langsung Direktur Teknik IMFA, F.X. Yanuar Wahyu. Dalam arahannya, ia meminta seluruh peserta tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik selama proses seleksi berlangsung.
“Tetap bermain dengan permainan terbaik. Saya memberikan apresiasi kepada semua yang hadir dalam seleksi ini,” katanya.
Menurut Yanuar, Maluku Utara memiliki banyak potensi pemain muda yang perlu mendapat ruang pembinaan lebih baik agar mampu berkembang dan bersaing di level nasional.
Program beasiswa IMFA sendiri menjadi salah satu jalur bagi pemain muda berbakat untuk memperoleh pendidikan sepak bola dengan sistem latihan yang lebih terarah, kompetitif, dan profesional.
Panitia seleksi wilayah Maluku Utara, Achmad Idrus atau yang akrab disapa Lodja, mengatakan antusiasme peserta dalam seleksi kali ini cukup tinggi.
Ia menyebut, seluruh peserta yang mengikuti seleksi berasal dari sejumlah daerah di Maluku Utara dan telah mendaftar sebelumnya melalui panitia lokal.
“Seleksi beasiswa ini dilakukan selama satu hari di Lapangan Gambesi. Kami memberikan apresiasi kepada semua yang ikut ambil bagian di seleksi kali ini,” ujarnya.
Lodja juga memberi semangat kepada peserta yang nantinya belum berhasil lolos seleksi agar tetap berlatih dan terus mengembangkan kemampuan mereka.
“Bagi yang belum lolos seleksi beasiswa tetap latihan karena kesempatan untuk menjadi pemain sepak bola tetap terbuka,” tambahnya.
Indonesia Muda Football Academy dikenal sebagai salah satu akademi sepak bola usia muda yang aktif melakukan pembinaan di berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah alumninya bahkan berhasil menembus kompetisi Elite Pro Academy (EPA) hingga memperkuat tim nasional kelompok usia muda Indonesia.