Pemkot Ternate Diseminasi Hasil Penelitian, Thamrin: Perkuat Kebijakan Pembangunan Berbasis Data
Pemerintah Kota (Penkot) Ternate melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar diseminasi hasil penelitian sebagai upaya memperkuat kebijakan pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Ternate dengan sejumlah perguruan tinggi di daerah.
“Diseminasi hasil penelitian ini adalah wujud dari kerja sama Pemkot dengan beberapa perguruan tinggi, yakni Universitas Khairun, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Poltekkes, dan IAIN Ternate. Kegiatan ini memberikan ruang kepada peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan di Kota Ternate,” ujar Thamrin disela-sela kegiatan di Kantor Bappelitbangda, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah penting agar hasil penelitian tidak hanya berhenti pada ranah akademik, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah.
“Tujuannya memberikan ruang dan kesempatan kepada peneliti supaya hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi Pemkot dan masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan,” katanya.
Thamrin mencontohkan, salah satu penelitian yang dipresentasikan berkaitan dengan kebencanaan dan mitigasi. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah pemerintah dalam pengelolaan risiko bencana di Kota Ternate.
“Kami juga melibatkan OPD terkait, termasuk BPBD, agar dapat mendengarkan langsung hasil penelitian yang ada, sehingga bisa menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan kebencanaan,” jelasnya.
Pelaksanaan diseminasi ini berlangsung selama dua hari dengan total 20 judul penelitian yang dipresentasikan. Pada hari pertama, 10 judul dipaparkan oleh peneliti dari Unkhair dan UMMU, sementara hari kedua dilanjutkan dengan 10 judul lainnya.
Beragam tema penelitian dibahas, mulai dari ekonomi kerakyatan, kebencanaan dan mitigasi, tata ruang dan pemanfaatan sumber daya, sektor perikanan, hingga pengembangan ekonomi hilir.
Selain kalangan perguruan tinggi, Pemkot Ternate juga memberikan ruang kepada peneliti muda dari kalangan pelajar. Siswa SMA Negeri 8 Ternate turut mempresentasikan hasil penelitian yang telah mereka lakukan.
Thamrin menegaskan, kegiatan ini telah berjalan selama 13 tahun dan menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkot Ternate dalam mendukung dunia penelitian.
“Ini sudah tahun ke-13 kita laksanakan. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah kepada para peneliti,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bappelitbangda memiliki peran strategis dalam memastikan hasil penelitian dapat terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Karena itu, keterlibatan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi penting dalam kegiatan tersebut.
“Harapannya, hasil penelitian ini benar-benar menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan Kota Ternate ke depan,” pungkasnya.