Kapolda Maluku Utara Prioritaskan Pengungkapan Kasus Banemo-Sibonpopo
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, memastikan pengungkapan kasus yang terjadi di Desa Banemo dan Desa Sibonpopo menjadi perhatian serius jajaran Polda Maluku Utara.
Kasus tersebut masuk dalam daftar prioritas untuk segera dituntaskan, terutama dalam mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi.
Arif Budiman mengatakan, pihaknya akan mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat proses penyelidikan dan menemukan titik terang dalam perkara tersebut.
“Kasus Banemo dan Sibonpopo menjadi pekerjaan rumah bagi saya. Kami akan mengupayakan segala cara untuk mengungkap pelaku pembunuhan dan menuntaskan kasus ini,” ujar Kapolda, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurutnya, proses pengungkapan kasus masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan alat bukti dan minimnya saksi yang mengetahui langsung kejadian. Kondisi lokasi yang berada di kawasan hutan juga menjadi tantangan tersendiri bagi penyidik.
“Kami menghadapi kendala minimnya bukti dan saksi. Namun penyidik terus bekerja melakukan pendalaman, termasuk pemetaan ulang di lokasi kejadian untuk mencari petunjuk baru,” jelasnya.
Kapolda menyampaikan, kepolisian juga memanfaatkan dukungan teknologi seperti drone dan pemantauan udara untuk membantu proses penyelidikan di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kami berharap penggunaan teknologi ini dapat membantu menemukan titik terang sehingga kasus tersebut segera terungkap,” katanya.
Selain fokus pada proses hukum, Kapolda mengimbau masyarakat Banemo dan Sibonpopo agar tetap menjaga situasi keamanan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia meminta masyarakat mempercayakan proses hukum kepada kepolisian dan bersama-sama menjaga kondisi tetap kondusif.
“Kami berkomitmen mengungkap pelaku dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.