1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Morotai Matangkan Persiapan Popda 2026, Ekonomi Masyarakat Ikut Didorong

Oleh ,

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Maluku Utara Tahun 2026.

Selain fokus menyukseskan pelaksanaan pertandingan, event olahraga pelajar tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Popda Morotai 2026, memastikan kesiapan daerah dalam menyambut kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.

Menurut Umar Ali, berbagai fasilitas pendukung mulai dari venue pertandingan hingga sarana penunjang terus dipersiapkan. Secara umum, seluruh lokasi pertandingan dinilai siap digunakan.

"Venue-nya tidak akan bermasalah. Yang cukup berat hanya untuk cabang olahraga atletik, tetapi itu sudah ditangani melalui Dinas Pekerjaan Umum," kata Umar Ali, Rabu, 24 Juni 2026.

Untuk cabang olahraga indoor, panitia telah menyiapkan sejumlah gedung, di antaranya Gedung Islamic Center, Gedung Oikumene, SD Unggulan 1 Morotai, dan SMP Negeri 1 Morotai.

Beberapa cabang olahraga seperti karate, pencak silat, dan bulu tangkis akan dilaksanakan di lokasi tersebut.

Sementara untuk pertandingan outdoor, panitia menyiapkan sejumlah fasilitas, termasuk dua lapangan voli yang berada di Taman Kota Daruba dan kawasan BUMDes Gotalamo. Sedangkan cabang olahraga sepak bola akan digelar di Lapangan Sabatai Tua dan Lapangan MTQ.

Umar Ali mengatakan, pelaksanaan Popda di Morotai tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet muda, tetapi juga menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Selain mencari dan mengembangkan bakat anak-anak muda di bidang olahraga, tujuan lainnya adalah meningkatkan pendapatan masyarakat. Saat Popda berlangsung, UMKM masyarakat juga akan bergerak dan hidup," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran peserta, pelatih, dan pendamping dari berbagai daerah akan memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal, khususnya sektor UMKM, untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

"Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dan itu riil. Saya pastikan tidak akan ada masalah," tegasnya.

Terkait kebutuhan penginapan kontingen, Umar Ali menjelaskan bahwa penyediaan akomodasi menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Namun, Pemkab Pulau Morotai tetap siap memberikan dukungan apabila diperlukan.

"Provinsi sudah memiliki catatan terkait tempat penginapan. Salah satunya di kawasan Jababeka, Desa Falila, yang tersedia sekitar 60 kamar," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh venue pertandingan terus dipantau dan sejumlah fasilitas yang membutuhkan pembenahan ringan sementara dilakukan perbaikan.

"Kabupaten Pulau Morotai sangat-sangat siap. Venue yang masih kurang tinggal dilakukan pembenahan. Jadi, kita sangat siap menjadi tuan rumah Popda 2026," tandas Umar Ali.

Pemkab Pulau Morotai berharap Popda 2026 dapat berjalan sukses, melahirkan atlet-atlet muda berprestasi, sekaligus menjadi momentum mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pergerakan UMKM lokal.

Berita Lainnya