1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Fans Fanatik England di Morotai Akui Argentina Menang Murni karena Kualitas

Oleh ,

Kemenangan Argentina atas England pada babak semifinal Piala Dunia 2026 menjadi jawaban atas berbagai tudingan yang selama ini menyebut Tim Tango selalu diuntungkan oleh FIFA maupun kepemimpinan wasit.

Pengakuan tersebut justru datang dari seorang pendukung fanatik Timnas England di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Arafik M. Rahman.

Arafik menegaskan kemenangan 2-1 yang diraih Argentina merupakan hasil dari kualitas permainan, strategi, dan mental juara yang dimiliki skuad asuhan Lionel Scaloni.

Pria yang akrab disapa Opick itu mengaku menerima kekalahan tim favoritnya secara sportif. Menurutnya, hasil pertandingan tidak bisa dikaitkan dengan campur tangan wasit maupun FIFA sebagaimana narasi yang selama ini berkembang di kalangan pecinta sepak bola.

"Saya tegaskan bahwa Argentina bermain luar biasa. Tidak ada potensi kecurangan di tubuh Argentina seperti yang selama ini digaungkan publik bahwa FIFA punya Argentina," ujar Opick kepada Halmaherapost.com, Kamis, 16 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Argentina mampu menunjukkan karakter sebagai tim besar ketika berhasil bangkit setelah sempat tertinggal lebih dahulu dari England. Menurutnya, kemampuan membalikkan keadaan menjadi bukti bahwa La Albiceleste memang pantas melaju ke partai final.

"Argentina sudah membuktikan bahwa selama ini apa yang digaungkan itu tidak benar. Argentina bermain sebagaimana tim lain pada umumnya. Sportivitas dan fair play telah dibuktikan Argentina saat melawan England," katanya.

Opick mengakui England tampil baik sejak awal pertandingan hingga mampu mencetak gol pembuka. Namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan setelah Argentina meningkatkan intensitas serangan dan mencetak dua gol penentu kemenangan.

"Rasa bahagia para fans England itu hanya sekitar 20 menit. Setelah itu kita harus mengakui bahwa Argentina memiliki mental juara yang luar biasa," ungkapnya.

Menurut Opick, kekalahan England lebih dipengaruhi faktor teknis, termasuk efektivitas strategi yang diterapkan Argentina sepanjang pertandingan. Ia menilai permainan kolektif dan ketenangan para pemain menjadi pembeda dalam laga tersebut.

"Skema permainan Argentina hari ini dapat membuka mata kita bahwa selama ini tidak ada campur tangan wasit maupun FIFA dalam kemenangan Argentina. Ini murni kemenangan karena kualitas pemain Argentina yang harus kita acungi jempol," tegasnya.

Ia berharap perdebatan mengenai dugaan keberpihakan FIFA terhadap Argentina tidak lagi menjadi alasan untuk meremehkan pencapaian tim tersebut. Baginya, kemenangan di lapangan harus dihargai sebagai hasil kerja keras dan kemampuan para pemain.

Melihat performa Argentina sepanjang turnamen, Opick optimistis juara bertahan itu masih menjadi kandidat terkuat untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

"Saya pastikan Piala Dunia 2026 masih milik Argentina. Argentina tetap mampu mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan," pungkasnya.

Berita Lainnya