Bersaing dengan Ternate, Morotai Ukir Prestasi di Jamsostek Award Maluku Utara 2026
Komitmen melindungi pekerja di tengah keterbatasan fiskal daerah membawa Kabupaten Pulau Morotai meraih penghargaan tingkat Provinsi Maluku Utara.
Morotai berhasil menjadi Terbaik II Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota pada ajang Jamsostek Award 2026 berkat upaya memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan di Sahid Bella Hotel, Ternate, Rabu, 29 Juli 2026.
Dalam ajang tersebut, Morotai mampu bersaing dengan pemerintah daerah lainnya di Maluku Utara, termasuk Kota Ternate sebagai pusat jasa dan ekonomi provinsi. Capaian ini menjadi bukti bahwa komitmen perlindungan sosial tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fiskal, tetapi juga oleh kemauan pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Kegiatan Jamsostek Award 2026 turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Suci Rahmad, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, serta para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai konsisten mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya dalam meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun informal.
Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.
Menurut Rio, penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terus mendorong hadirnya perlindungan bagi masyarakat pekerja di Kabupaten Pulau Morotai.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pekerja di Kabupaten Pulau Morotai,” ujar Rio.
Sementara itu, Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja rentan.
Rusli mengatakan, meskipun pemerintah daerah menghadapi tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran, komitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Komitmen Pemerintah Daerah untuk meringankan beban masyarakat akan tetap dijalankan, meskipun kondisi fiskal daerah sangat terbatas. Perlindungan bagi pekerja merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rusli.
Ia menjelaskan, Kabupaten Pulau Morotai memiliki karakteristik pembangunan yang berbeda karena tidak menjadikan eksploitasi sumber daya alam sebagai sumber utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karena itu, pemerintah daerah memilih memperkuat program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, salah satunya melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Pemerintah daerah akan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk memastikan pekerja mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” ujarnya.
Rusli berharap penghargaan Jamsostek Award 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus meningkatkan sinergi dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Ia juga memastikan Pemkab Pulau Morotai akan terus memperkuat kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak masyarakat pekerja yang memperoleh manfaat perlindungan.
Raihan Terbaik II Jamsostek Award Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 menjadi bukti komitmen Pemkab Pulau Morotai dalam menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif. Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat terus berkembang sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh pekerja dan keluarga di Kabupaten Pulau Morotai.