Sekda Ternate Ajak Guru dan Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly, mengajak para guru dan orang tua memperkuat peran dalam melindungi, mendidik, dan mendampingi anak sebagai fondasi mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Ajakan tersebut disampaikan Rizal saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Maluku Utara bersama Sentra Wasana Bahagia Kota Ternate di Benteng Oranje, Rabu, 29 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Rizal menyampaikan apresiasi kepada IGTKI Provinsi Maluku Utara dan Sentra Wasana Bahagia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak.
"Atas nama Pemerintah Kota Ternate, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada IGTKI Provinsi Maluku Utara bersama Sentra Wasana Bahagia Kota Ternate yang telah menginisiasi kegiatan ini," ujar Rizal.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ternate ini mengatakan, kepedulian terhadap tumbuh kembang anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, dunia pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Rizal, setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan yang berkualitas, mendapatkan perlindungan, serta menikmati lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang.
"Peringatan Hari Anak Nasional mengingatkan kita bahwa setiap anak memiliki hak yang harus dipenuhi. Karena itu, seluruh elemen bangsa harus berkolaborasi menghadirkan ruang yang aman bagi anak," katanya.
Rizal juga menyoroti pentingnya pendampingan terhadap anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, anak-anak harus diberikan pemahaman agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan proses belajar dan bermain yang sehat.
Sebagai Ketua PGRI Kota Ternate, ia mengajak para guru untuk terus menjadi pendidik yang sabar, penuh kasih, dan mampu membentuk karakter peserta didik sejak usia dini. Sementara kepada para orang tua, Rizal mengingatkan agar senantiasa mendampingi putra-putrinya dengan cinta, perhatian, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
"Masa kanak-kanak adalah masa emas dalam membentuk karakter, akhlak, kecerdasan, kreativitas, dan rasa percaya diri. Peran guru dan orang tua sangat menentukan masa depan anak-anak kita," ujarnya.
Rizal menegaskan, Pemerintah Kota Ternate berkomitmen mewujudkan kota yang ramah anak melalui peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, pemenuhan hak anak, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta penyediaan ruang-ruang yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Ternate memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan mengembangkan potensi terbaiknya," tegasnya.
Kepada anak-anak, Rizal berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama teman, serta berani bermimpi setinggi-tingginya.
"Jadilah generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, kreatif, dan mencintai budaya serta daerahnya sendiri," pesannya.
Di akhir sambutannya, Rizal mengajak seluruh masyarakat Kota Ternate untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi anak-anak dengan menghentikan segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun eksploitasi terhadap anak.
"Sebaliknya, mari kita hadir sebagai pelindung, pendidik, dan sahabat terbaik bagi mereka," ajaknya.
Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi penguat sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam melahirkan generasi penerus yang unggul, sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.