Prestasi
Bikin Bangga! Empat Pemuda Ternate Wakili Maluku Utara di Wirasena Youth Camp
Empat pemuda asal Kota Ternate berhasil lolos seleksi dan dipercaya mewakili Provinsi Maluku Utara dalam Wirasena Youth Camp yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Keempatnya yakni Alfi Syahri Rilafani Hanafi, Adhisty Jolinae Silawane, Seflyzar Achmad Tuarita, dan Christovel Jantje Roni Boki. Keempat delegasi tersebut merupakan mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.
Mereka terpilih setelah melewati sejumlah tahapan seleksi yang cukup ketat. Proses seleksi meliputi pemeriksaan berkas, penulisan esai, Computer Assisted Test (CAT) hingga wawancara.
Hasil seleksi tersebut mengantarkan empat pemuda Ternate menjadi delegasi Maluku Utara dalam program kepemudaan nasional yang digelar Kemenpora.
Wirasena Youth Camp merupakan program perdana yang tahun ini menggantikan Pertukaran Pemuda Antarprovinsi (PPAP) yang sebelumnya rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, mulai 21 hingga 31 Oktober 2026, bertempat di Taman Ismail Marzuki, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Program ini bertujuan membentuk pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati. Rangkaian kegiatan juga dirangkaikan dengan Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.
Salah satu delegasi Maluku Utara, Seflyzar Achmad Tuarita, berharap keterlibatan pemuda dalam program tersebut dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah.
“Harapan saya kepada pemerintah daerah adalah agar semakin terbuka dalam berkolaborasi dengan generasi muda, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif, pelestarian heritage, dan potensi lokal,” kata Seflyzar.
Menurut dia, pemuda perlu diberikan ruang, kesempatan, serta dukungan untuk mengembangkan gagasan dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap pemuda diberi ruang, kesempatan, dan dukungan untuk berkarya, membangun relasi, serta terlibat langsung dalam pembangunan daerah, sehingga tercipta kolaborasi yang kuat dan mampu meningkatkan kualitas SDM serta potensi generasi muda,” ujarnya.
Seflyzar berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Wirasena Youth Camp tidak berhenti sebagai pengalaman personal, tetapi dapat dibawa pulang dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Setelah kembali ke Maluku Utara, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus, komunitas, organisasi maupun masyarakat.
Mereka juga diharapkan dapat menerapkan pengalaman dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan untuk mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah dan kehidupan kebangsaan.








Komentar