1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pramuka Morotai Bawa Misi Promosi Potensi Daerah di Jambore Nasional XII Cibubur

Oleh ,

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pulau Morotai tidak hanya mengirimkan peserta untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta.

Ajang nasional tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi untuk memperkenalkan kekayaan alam dan produk unggulan daerah.

Sebanyak 42 anggota kontingen Pramuka asal Pulau Morotai membawa misi lebih besar dari sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan. Mereka tampil sebagai duta daerah dengan memperkenalkan potensi sektor pariwisata, perikanan, hingga pertanian yang menjadi kekuatan utama Kabupaten Pulau Morotai.

Ketua Kwarcab Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan keikutsertaan Pramuka Morotai pada Jamnas XII menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada peserta dan masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, sejumlah produk unggulan Morotai akan ditampilkan melalui stan promosi yang disiapkan selama kegiatan berlangsung.

Di sektor pertanian, salah satu komoditas yang diperkenalkan yakni kelapa Bido. Varietas unggulan asal Morotai tersebut dikenal memiliki produktivitas tinggi, pohon yang relatif pendek sehingga mudah dipanen, serta memiliki kualitas buah yang menjadi ciri khas daerah.

Selain itu, Pramuka Morotai juga memperkenalkan anggrek Wayabula sebagai salah satu kekayaan hayati khas Pulau Morotai. Tanaman endemik tersebut menjadi bagian dari identitas daerah karena memiliki nilai konservasi dan tidak ditemukan di banyak wilayah lain.

Sementara dari sektor perikanan, berbagai produk olahan hasil laut turut dibawa untuk dipromosikan, mulai dari abon ikan tuna, dabu-dabu (sambal) ikan roa, hingga ikan asin hasil olahan masyarakat lokal.

"Abon ikan tuna, dabu-dabu (sambal) ikan roa, dan ikan asin yang merupakan potensi perikanan Morotai juga akan ditampilkan di stan promosi di Jakarta," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.

Tidak hanya produk unggulan, potensi wisata Morotai juga menjadi bagian dari materi promosi. Melalui pemutaran video, Kwarcab Morotai menampilkan panorama alam, destinasi wisata bahari, serta sejumlah situs peninggalan Perang Dunia II yang menjadi daya tarik utama daerah tersebut.

Muhammad Umar Ali berharap promosi melalui ajang nasional seperti Jambore Nasional dapat meningkatkan perhatian masyarakat terhadap Pulau Morotai, sekaligus mendorong lebih banyak wisatawan untuk berkunjung.

"Ada beberapa tempat wisata di Pulau Morotai yang harus diperkenalkan di kancah nasional, karena Morotai kaya akan destinasi wisata yang wajib dikunjungi para wisatawan," katanya.

Ia menambahkan, partisipasi Pramuka Morotai di Jamnas XII 2026 diharapkan tidak hanya membawa pengalaman bagi para peserta, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan ekonomi daerah melalui perluasan pasar produk lokal, peningkatan kunjungan wisata, serta promosi potensi investasi di Pulau Morotai.

Berita Lainnya