Agenda
Mini Soccer hingga Launching Buku Warnai HUT ke-14 Bawaslu Maluku Utara
Rangkaian HUT ke-14 Bawaslu Maluku Utara diisi sejumlah kegiatan, mulai dari donor darah, mini soccer, jalan sehat pengawasan partisipatif hingga peluncuran buku dan tiga aplikasi pengawasan.
Kegiatan diawali donor darah bersama PMI, Jumat, 18 September 2026. Sebanyak 20 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk disumbangkan melalui PMI.
Ketua Bawaslu Maluku Utara, Hj. Masita Nawawi Gani, mengatakan rangkaian HUT tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan sinergi dengan berbagai elemen.
“Semangat HUT ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi bagaimana kita terus memperkuat kapasitas, integritas dan inovasi dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujarnya.
Pada Sabtu, 19 September 2026, Bawaslu menggelar Friendly Match Mini Soccer di Lapangan Mini Soccer Kota Baru Ternate yang melibatkan Bawaslu, KPU, OKP dan jurnalis Maluku Utara.
Tim Bawaslu keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Jurnalis Maluku Utara melalui adu penalti di partai final. Tim jurnalis diperkuat sejumlah wartawan, termasuk Udi Askobar sebagai penjaga gawang.
Pertandingan disaksikan langsung Masita bersama jajaran komisioner dan staf Bawaslu Maluku Utara.
Masita mengatakan olahraga menjadi ruang mempererat komunikasi dan kebersamaan antarelemen.
“Sportivitas memperkuat sinergi. Dari sinergi inilah kita bersama-sama membangun demokrasi yang lebih baik,” katanya.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan Jalan Sehat Pengawasan Partisipatif pada Minggu, 20 September 2026.
Sementara puncak HUT pada Senin, 21 September 2026 diisi peluncuran buku SPASI (Sinergi Pengawasan, Penindakan dan Integritas) yang memuat tulisan komisioner dan jajaran Sekretariat Bawaslu Maluku Utara serta Bawaslu kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Bawaslu juga meluncurkan tiga aplikasi yang ditujukan untuk memperkuat kinerja pengawasan.
Masita berharap seluruh rangkaian tersebut semakin memperkuat kolaborasi Bawaslu dengan KPU, media, OKP dan masyarakat dalam membangun pengawasan pemilu yang partisipatif dan berintegritas.








Komentar