1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Rakorda BPBD Se-Maluku Utara Siap Digelar di Halmahera Utara, Perkuat Mitigasi Bencana

Oleh ,

Panitia Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Maluku Utara terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang akan digelar pada 4–5 Agustus 2026 di Kabupaten Halmahera Utara.

Rakorda BPBD se-Maluku Utara Tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Sinergi Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Maluku Utara Bangkit yang Tangguh, Aman, dan Berkelanjutan.” Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.

Ketua Panitia Rakorda, Febrimulyadi Ibrahim, mengatakan seluruh persiapan terus berjalan sesuai rencana melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

“Insya Allah, Rakorda BPBD se-Maluku Utara yang dipusatkan di Kabupaten Halmahera Utara akan dihadiri oleh 10 BPBD kabupaten/kota. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di daerah,” ujarnya.

Menurut Febrimulyadi, Rakorda tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi pedoman bersama dalam memperkuat tata kelola penanggulangan bencana di Maluku Utara.

Rekomendasi tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong sistem penanggulangan bencana yang lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, khususnya BPBD Halmahera Utara selaku tuan rumah, dalam mendukung kesiapan pelaksanaan Rakorda.

“Kolaborasi antara panitia dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berjalan sangat baik. Koordinasi terus dilakukan dengan semangat kebersamaan agar pelaksanaan Rakorda dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi penguatan penanggulangan bencana di Maluku Utara,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Khalida Fitriyani Lestaluhu, menyampaikan bahwa persiapan teknis maupun administratif terus digenjot menjelang pelaksanaan kegiatan.

“Persiapan terus kami maksimalkan, mulai dari lokasi kegiatan, akomodasi peserta, perlengkapan acara, hingga koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Kami optimistis Rakorda dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Rakorda BPBD se-Maluku Utara Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah memperkuat sinergi antarinstansi dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh.

Melalui forum ini, seluruh BPBD kabupaten/kota di Maluku Utara diharapkan mampu menyusun langkah strategis yang adaptif terhadap berbagai ancaman bencana serta mendukung terwujudnya Maluku Utara yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya