1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Ratusan Personel Gabungan Siaga Karhutla, Halmahera Tengah Perkuat Deteksi Dini

Oleh ,

Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi mengikuti Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Apel Mako Polres Halmahera Tengah, Senin, 3 Agustus 2026.

Apel ini menjadi langkah awal memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun ini.

Kegiatan tersebut digelar Polres Halmahera Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Apel dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, Wakapolres Kompol Hefrizon, jajaran Kodim 1512/Weda, Kejaksaan Negeri Weda, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Personel yang mengikuti apel terdiri atas unsur Polri, TNI, Brimob, BPBD, Satpol PP, Damkar, personel keamanan PT IWIP, hingga aparatur pemerintah daerah. Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Dalam amanatnya, Bupati Ikram Malan Sangadji menegaskan bahwa apel siaga tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah konkret untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarlembaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Ikram, Halmahera Tengah memiliki kawasan hutan yang luas sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi. Apalagi, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.

"Apel siaga ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel dan stakeholder benar-benar siap bertindak cepat, tepat, dan terpadu. Pencegahan harus menjadi prioritas agar kebakaran hutan dan lahan tidak sampai menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan," katanya.

Ia menginstruksikan seluruh instansi terkait agar memperkuat deteksi dini, memetakan wilayah rawan Karhutla, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, meningkatkan latihan penanggulangan kebakaran, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto menegaskan komitmen Polres Halteng untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Damkar, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencegah maupun menangani Karhutla.

"Polres Halmahera Tengah siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah, TNI, BPBD, Damkar, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan. Dengan kesiapsiagaan yang telah dibangun, kami berharap potensi Karhutla dapat dicegah sedini mungkin sehingga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga," ujar Fiat.

Apel berlangsung tertib dengan rangkaian kegiatan yang meliputi penghormatan kepada pimpinan apel, laporan komandan apel, penyampaian amanat, pembacaan doa, hingga penutupan.

Melalui apel siaga ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama Polres Halteng berharap kolaborasi lintas instansi semakin solid sehingga upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian hutan di wilayah tersebut.

Berita Lainnya