1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Bukan Sekadar Evaluasi, Bupati Morotai Dorong Reformasi Total Pelayanan PDAM

Oleh ,

Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, memimpin rapat evaluasi kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten setempat, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam rapat yang menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih tersebut, Rusli meminta dilakukan pembenahan total untuk meningkatkan kualitas layanan kepada warga.

Rapat yang berlangsung di Kantor PDAM Pulau Morotai itu dihadiri Direktur PDAM Hendra bersama jajaran manajemen. Evaluasi ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk memastikan persoalan pelayanan air bersih dapat segera ditangani secara serius dan terukur.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari tata kelola manajemen, operasional perusahaan, kinerja pegawai, hingga sistem distribusi air kepada pelanggan.

Rusli menegaskan, pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, PDAM harus melakukan perubahan menyeluruh, bukan hanya menyelesaikan persoalan yang muncul di permukaan.

"Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Pemerintah daerah tidak ingin masyarakat terus menyampaikan keluhan persoalan pelayanan air. Karena itu, penanganan PDAM harus dilakukan secara serius, cepat, dan terukur," tegas Rusli.

Ia meminta Direktur PDAM segera melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran pegawai, terutama yang dinilai belum bekerja maksimal. Menurutnya, peningkatan disiplin dan tanggung jawab pegawai menjadi faktor penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Karena air adalah kehidupan dan kebutuhan besar bagi masyarakat Morotai, jadi setiap saat harus dikontrol. Pegawai PDAM harus bekerja maksimal," ujarnya.

Selain pembenahan internal, Rusli juga meminta pengawasan terhadap jaringan distribusi air diperkuat agar gangguan pelayanan dapat diminimalisir. Ia berharap masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Menurutnya, persoalan PDAM tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan langkah bersama melalui pembenahan manajemen, peningkatan pengawasan, serta perbaikan sistem operasional.

"Permasalahan PDAM tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan langkah bersama, pembenahan manajemen, serta perbaikan operasional agar pelayanan air bersih benar-benar dirasakan masyarakat," tandasnya.

Melalui evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap PDAM mampu melakukan transformasi pelayanan sehingga distribusi air bersih menjadi lebih optimal, merata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Pulau Morotai.

Berita Lainnya