QRIS Kie Raha Fest BI Meriah, Gubernur Sherly Bawa Pesan Kemanusiaan
Ribuan warga memadati Alun-Alun Ibu Kota Sofifi, menyaksikan kemeriahan QRIS Kie Raha Fest yang digelar Bank Indonesia (BI) Maluku Utara, pada Senin, 17 Agustus 2026 malam.
Di tengah pesta digitalisasi tersebut, Gubernur Sherly Laos mengajak warga memperkuat solidaritas kemanusiaan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus menyampaikan bantuan Rp1 miliar dari Pemprov Maluku Utara.
Sejak menjelang Isya, warga mulai berdatangan ke kawasan Jalan 40. Usai Isya, lokasi acara dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan hiburan rakyat sekaligus berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan BI Maluku Utara.
Kehadiran Gubernur Sherly Laos bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, unsur Forkopimda dan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara disambut riuh warga.
Mengenakan busana putih, Sherly menyapa masyarakat sebelum kemudian duduk berbaur bersama warga. Wagub Sarbin dan Sekprov Maluku Utara juga ikut duduk bersama masyarakat menikmati suasana malam di Sofifi.
Kegiatan yang mengusung tema “Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!” tersebut merupakan puncak rangkaian PQN 2026 yang diinisiasi BI Maluku Utara bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sherly Bawa Pesan Kemanusiaan
Di tengah kemeriahan acara, Sherly membuka sambutannya dengan mengajak masyarakat Maluku Utara menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap korban gempa di NTT.
Ia mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong, persatuan, empati dan kepedulian terhadap sesama.
“Saya atas nama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Provinsi Maluku Utara menyampaikan rasa duka cita untuk saudara-saudara kita yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas bencana alam gempa bumi yang terjadi pada tanggal 15 Agustus 2026,” kata Sherly dengan nada haru.
Menurut Sherly, keluarga besar Maluku Utara turut merasakan duka yang dialami masyarakat NTT.
Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Pemprov Maluku Utara menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp1 miliar untuk mendukung penanganan bencana yang melanda masyarakat NTT.
QRIS untuk Kedaulatan Ekonomi
Setelah menyampaikan pesan kemanusiaan, Sherly kemudian menyoroti pentingnya transformasi digital dalam memperkuat perekonomian Maluku Utara.
Ia menyebut QRIS sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah di masa depan. Menurutnya, penggunaan QRIS menjadi bagian dari upaya membangun kedaulatan ekonomi sekaligus mendukung cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
“Kedaulatan ekonomi perlu dibangun melalui berbagai instrumen, salah satunya QRIS sebagai alat pembayaran digital karya anak bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Handi Susila, mengatakan implementasi QRIS di Maluku Utara telah memasuki tahapan yang semakin matang.
Menurutnya, fokus BI tidak lagi hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap QRIS, tetapi juga memperluas penggunaan dan memperkuat kualitas layanan.
“Pada Juni 2026 transaksi QRIS di Maluku Utara mencatatkan angka fantastis, yakni Rp1,08 triliun atau naik 200 persen secara year-on-year,” kata Handi.
Ia mengatakan digitalisasi sistem pembayaran diharapkan mampu menghadirkan transaksi yang semakin mudah, cepat, aman, nyaman dan berkualitas.
“Dengan demikian, digitalisasi sistem pembayaran diharapkan mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin mudah, cepat, aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Empat Inovasi Digital Diluncurkan
Momentum PQN 2026 di Maluku Utara juga ditandai dengan penguatan empat fitur utama digitalisasi.
Pertama, launching dan penandatanganan PKS Program BERKAH PKB QRIS untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.
Kedua, launching QRIS Tap di Pelabuhan Speedboat Mangga Dua melalui kolaborasi dengan BRI.
Ketiga, launching Taksi Bandara Sultan Babullah SIAP QRIS.
Keempat, launching Buku Kurikulum Cinta, Bangga, Paham Rupiah tingkat SMP se-Kota Tidore Kepulauan.
Berbagai inovasi tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah sekaligus memperkuat efisiensi, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan penerimaan daerah.
UMKM Ikut Kecipratan Berkah
Tak hanya menghadirkan hiburan, QRIS Kie Raha Fest juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Pameran expo UMKM terlihat ramai dikerubungi pengunjung. Pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar lokasi acara juga ikut merasakan dampak dari ramainya masyarakat.
Berbagai jajanan seperti pisang goreng, pentolan, telur gulung hingga aneka minuman menyegarkan menjadi pilihan warga yang menikmati suasana malam di Sofifi.
Salah satu pelaku UMKM, Ain Sandwich, yang bergerak di bidang pastry dan bakery, mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Ia berharap Pemprov Maluku Utara terus memberikan ruang kepada pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Menurutnya, penyediaan ruang bagi UMKM terbukti membantu meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.
Digitalisasi Menjangkau Berbagai Sektor
QRIS Kie Raha Fest menjadi momentum untuk menegaskan bahwa digitalisasi perlu dikembangkan sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat.
Dalam pelayanan publik, digitalisasi diarahkan untuk memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
Pada pusat aktivitas ekonomi, digitalisasi diharapkan memperkuat efisiensi dan kualitas transaksi. Sementara pada sektor pendidikan dan komunitas, digitalisasi menjadi instrumen untuk memperluas inklusi ekonomi dan keuangan.
Sepanjang rangkaian PQN 2026, BI Maluku Utara juga memperluas edukasi dan implementasi digitalisasi kepada berbagai segmen masyarakat, mulai dari sekolah dan perguruan tinggi, pasar dan UMKM, pusat perbelanjaan hingga pelayanan pemerintah.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, industri sistem pembayaran, dunia usaha, akademisi, pesantren, komunitas serta masyarakat.
Malam puncak QRIS Kie Raha Fest semakin meriah dengan penampilan Toton Caribo. Ribuan warga menikmati hiburan sambil mengunjungi berbagai stan UMKM yang tersedia di lokasi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian PQN 2026 di Maluku Utara. Dari panggung Sofifi, pesan yang dibawa bukan hanya soal transaksi digital, tetapi juga tentang solidaritas kemanusiaan, penguatan ekonomi lokal dan kolaborasi untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah bagi masyarakat.