Maulid Nabi, Wali Kota Ternate Soroti Tantangan Generasi Muda di Era Digital
Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.
Pesan itu disampaikan Tauhid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ternate, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan Ustaz Hi. Hidayattusalam Sehan untuk menyampaikan hikmah Maulid.
Turut hadir Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Sekretaris Daerah (Sekda) Ternate Rizal Marsaoly, jajaran pengurus TP-PKK dan DWP, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Ternate.
Dalam sambutannya, Tauhid mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat tali persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW menjadi penting untuk terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat.
Tauhid secara khusus menyoroti perkembangan teknologi yang membawa banyak manfaat, namun juga memiliki sisi negatif jika tidak diimbangi dengan iman, ilmu, dan akhlak.
“Kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat. Namun, tanpa iman, ilmu, dan akhlak yang baik, kemajuan tersebut dapat membawa dampak negatif, khususnya bagi generasi muda,” tegas Tauhid.
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif teknologi, derasnya arus informasi, serta perubahan sosial yang semakin kompleks.
Tauhid menilai sifat-sifat mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW, seperti jujur, sabar, penyayang, bertanggung jawab, dan saling menghormati, tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, perlu menjadi bagian dari pendidikan karakter anak sejak dini, sehingga generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan dalam mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki fondasi moral dan keagamaan yang kuat.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum introspeksi diri dan memperkuat komitmen dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak.
“Peringatan Maulid Nabi tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum introspeksi diri dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Tauhid menyampaikan apresiasi kepada TP-PKK dan DWP Kota Ternate yang telah menginisiasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP-PKK dan DWP Kota Ternate atas inisiasi dan kerja samanya sehingga acara dapat berjalan sukses,” pungkasnya.