1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Maulid Nabi, Wabup Rio Dorong ASN Morotai Jadi Birokrat Berintegritas

Oleh ,

Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten setempat untuk menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rio saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Senin, 24 Agustus 2026.

Peringatan Maulid tahun ini mengusung tema “Transformasi Nilai Kenabian Menuju Birokrat Profetik.” Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Morotai, Rektor Universitas Pasifik Morotai Irfan Hi. Abd Rahman selaku penceramah, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rio mengatakan tema yang diangkat memiliki makna penting dalam membangun birokrasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan landasan moral.

Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan kejujuran, amanah, keadilan, kecerdasan dan kasih sayang.

Nilai-nilai tersebut, kata Rio, harus diterapkan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan, terutama ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Menjadi birokrat yang baik berarti menjadi aparatur yang tidak hanya mampu bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, amanah, melayani dengan hati, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama,” ujar Rio.

Ia menegaskan, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang adil, transparan dan tidak diskriminatif.

Rio juga mengingatkan bahwa Kabupaten Pulau Morotai merupakan daerah yang dibangun di atas keberagaman agama, suku, budaya dan latar belakang masyarakat. Kondisi tersebut harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah.

Karena itu, ia meminta ASN menjadi contoh dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat.

“Seorang birokrat harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga ucapan, menghormati perbedaan, tidak diskriminatif, serta memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang,” tegasnya.

Rio menambahkan, pembangunan birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan administratif. Integritas, moral dan tanggung jawab juga harus menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan.

Ia meyakini, penerapan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW secara konsisten dalam birokrasi akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Momentum Maulid ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut diharapkan menjadi momentum bagi ASN dan masyarakat Morotai untuk memperkuat nilai keagamaan, menjaga persaudaraan serta membangun pelayanan pemerintahan yang semakin humanis, adil dan berintegritas.

Berita Lainnya