Kawasan Ngaralamo Jadi Magnet Baru Ekonomi Kreatif, Pemkot Ternate Tambah Fasilitas
Kawasan Lapangan Ngaralamo, Kota Ternate, Maluku Utara, terus berkembang menjadi ruang baru bagi aktivitas ekonomi kreatif. Melihat geliat tersebut, Pemerintah Kota Ternate menambah fasilitas untuk mendukung para pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan itu.
Sebanyak 20 unit tenda lipat diserahkan Pemkot Ternate kepada pengelola kawasan UMKM Ngaralamo. Tenda tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada pelaku usaha, terutama yang menjalankan usaha kopi dan kuliner di kawasan Coffee Street Ngaralamo.
Penyerahan dilakukan langsung Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, didampingi Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, serta Kepala BP2RD Kota Ternate.
Rizal mengatakan, penyediaan tenda menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memberikan dukungan terhadap perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Ternate.
“Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah kota untuk mendukung para pelaku UMKM yang ada di Kota Ternate,” kata Rizal.
Menurutnya, Ngaralamo kini tidak hanya menjadi ruang publik, tetapi mulai tumbuh sebagai salah satu titik aktivitas ekonomi kreatif. Mayoritas pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut merupakan anak muda yang mengembangkan usaha kopi dan kuliner.
Karena itu, pemerintah bersama pengelola kawasan terus membahas berbagai aspek pendukung agar geliat ekonomi tersebut tetap berjalan tanpa mengabaikan penataan kawasan.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain pengaturan parkir, kebersihan, hingga kewajiban pelaku usaha dalam membayar pajak dan retribusi daerah.
Untuk 20 tenda yang diserahkan kali ini, Rizal mengatakan pendistribusian sepenuhnya dilakukan pengelola kawasan. Langkah itu dinilai lebih tepat karena pengelola mengetahui kondisi serta kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
“Nanti dari pengelola yang distribusi kepada para pelaku UMKM kopi yang ada di sini. Dari sisi pemanfaatan dan peletakan, pengelola lebih tahu,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan tenda tersebut membuat aktivitas UMKM lebih tertata. Keseragaman fasilitas juga diharapkan memperbaiki tampilan kawasan sehingga semakin nyaman bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang datang.
Rizal menyebut, saat ini terdapat lebih dari 70 pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan Ngaralamo.
Pemkot Ternate tidak hanya menyiapkan fasilitas untuk Ngaralamo. Sebanyak 20 unit tenda lainnya juga disiapkan untuk mendukung aktivitas UMKM dalam kegiatan Car Free Day di kawasan Taman Nukila.
Selain fasilitas, Pemkot Ternate juga mendorong agar kawasan Ngaralamo memiliki aktivitas yang semakin menarik bagi masyarakat.
Mulai malam Minggu mendatang, kawasan tersebut akan diramaikan pertunjukan musik akustik melalui kerja sama pengelola dengan PT Sampoerna.
“Mulai malam Minggu depan sudah ada semacam live music, kerja sama pengelola juga dengan PT Sampoerna untuk ada akustik,” kata Rizal.
Menurut Rizal, berkembangnya kawasan UMKM harus diikuti dengan keseimbangan antara dukungan pemerintah dan kewajiban pelaku usaha.
Pemerintah, kata dia, berkewajiban menyediakan fasilitas yang memadai, sementara pelaku usaha juga harus memenuhi kewajiban pajak dan retribusi yang telah ditetapkan.
“Pajak ditagih, retribusi ditagih, tapi instrumennya juga harus ada, fasilitasnya juga harus didukung,” tandasnya.