1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Kejurda Gubernur Cup Ditutup, Sarbin: Dari Sini Lahir Generasi Emas Maluku Utara

Oleh ,

Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepak Bola Gubernur Cup Usia Berjenjang 2026 resmi berakhir. Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menutup kompetisi yang berlangsung selama 10 hari di Lapangan Gurua Rasai, Kamis, 10 September 2026.

Mengusung tema “Talenta Kieraha untuk Indonesia”, kompetisi ini diikuti 63 tim dari delapan kabupaten/kota di Maluku Utara. Kejurda mempertandingkan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17.

Laga final U-13 menjadi penutup rangkaian kompetisi. SSB Perstug Tuguiha keluar sebagai juara setelah menang tipis 1-0 atas SSB Nuku Junior. Sementara SSB Gamalama Sinar Utara menempati posisi ketiga.

Kejurda Gubernur Cup 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43.

Saat menutup kompetisi, Sarbin menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi. Ia menilai kompetisi usia berjenjang menjadi ruang penting untuk mengasah kemampuan sekaligus menemukan talenta sepak bola muda di Maluku Utara.

Menurut Sarbin, prestasi yang ditunjukkan para pemain selama turnamen menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Maluku Utara terus berjalan.

“Dari sini akan lahir generasi emas atlet sepak bola Maluku Utara,” ujar Sarbin.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga, terutama sepak bola. Pembinaan sejak usia dini dinilai penting untuk menyiapkan atlet yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Selain menjadi ajang kompetisi, Sarbin menyebut Kejurda Gubernur Cup juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan olahraga dengan keterlibatan banyak peserta dan penonton turut memberikan dampak ekonomi bagi warga di sekitar lokasi pertandingan.

“Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silaturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat juga dapat berputar,” katanya.

Pada acara penutupan, Sarbin bersama sejumlah pimpinan OPD menyerahkan piala dan hadiah kepada para juara serta pemain terbaik dari masing-masing kelompok usia.

Untuk kategori U-13, SSB Perstug Tuguiha menjadi juara pertama, disusul SSB Nuku Junior di posisi kedua dan SSB Gamalama Sinar Utara sebagai juara ketiga.

Penghargaan Pemain Terbaik atau Golden Ball diraih Isnain Rifaldan dari Perstug Tuguiha. Sementara gelar Top Skor atau Golden Boot diraih Sahdan Alfatih dari Gamalama Sinar Utara dan Daffa Nizar dari Nuku Junior, masing-masing dengan tujuh gol.

Kiper Terbaik atau Golden Gloves U-13 diberikan kepada Rehan Abutalib dari GMK Akekolano.

Pada kelompok U-15, SSB Juanga Sofifi keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati SSB Binter Football Akademi dan SSB Smangkor Maluku Utara sebagai juara ketiga.

Alfin Suaib dari Binter Football Akademi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik. Gelar Top Skor diraih Tesar Momole dari Smangkor Maluku Utara, sedangkan Kiper Terbaik diberikan kepada M. Faris Alidrus dari klub yang sama.

Untuk kategori U-17, SSB Smangkor Maluku Utara keluar sebagai juara pertama, disusul SSB Obimayor sebagai juara kedua dan SSB Persiter Ternate di posisi ketiga.

Asarya Gerald Ngale dari Smangkor Maluku Utara menjadi Pemain Terbaik sekaligus Top Skor U-17. Sementara penghargaan Kiper Terbaik diraih M. Iksan Saputra dari Persiter Ternate.

Sarbin berharap pembinaan sepak bola usia dini tidak berhenti pada pelaksanaan kompetisi. Talenta-talenta yang muncul dari Kejurda Gubernur Cup diharapkan terus mendapat pembinaan agar mampu berkembang dan membawa nama Maluku Utara di pentas nasional.

Tema “Talenta Kieraha untuk Indonesia” menjadi bagian dari semangat tersebut, dengan menjadikan kompetisi usia berjenjang sebagai salah satu wadah menyiapkan generasi masa depan sepak bola Maluku Utara.

Berita Lainnya