Olahraga
Petinju Maluku Utara Kunci Empat Perunggu, Sembilan Bidik Emas Piala AHY
Kontingen Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara menorehkan hasil membanggakan dalam Kejuaraan Tinju Amatir Piala AHY 2026 di Jakarta.
Sebanyak sembilan petinju berhasil melaju ke partai final untuk memperebutkan medali emas, sementara empat atlet lainnya telah memastikan medali perunggu.
Partai final yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 24 Oktober 2026 menjadi kesempatan bagi sembilan petinju Maluku Utara untuk menambah koleksi medali sekaligus mengharumkan nama daerah di panggung tinju nasional.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu melewati setiap pertandingan hingga mencapai babak final.
Menurut Nasri, keberhasilan sembilan petinju menembus partai puncak merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet. Ia berharap mereka tetap fokus dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi laga penentuan.
“Sembilan petinju kita sudah sampai di final. Ini kesempatan besar untuk memperjuangkan medali emas. Saya berharap mereka tetap fokus, menjaga kondisi fisik, tampil percaya diri, dan bertanding dengan penuh semangat. Jaga nama baik keluarga dan Maluku Utara,” pesan Nasri kepada para petinju.
Ia juga mengingatkan para atlet agar menjaga stamina, mematuhi arahan pelatih, serta menerapkan strategi yang telah dipersiapkan untuk menghadapi lawan masing-masing.
Dalam kejuaraan tersebut, Pertina Maluku Utara awalnya menyiapkan 18 atlet. Namun, hanya 15 petinju yang diberangkatkan ke Jakarta karena tiga atlet lainnya berhalangan mengikuti kejuaraan.
Meski berangkat dengan jumlah atlet lebih sedikit dari rencana awal, kontingen Maluku Utara tetap mampu menunjukkan daya saing. Sembilan petinju berhasil mengamankan tiket final, sedangkan empat atlet lainnya memastikan medali perunggu.
Sembilan petinju yang akan memperebutkan medali emas terdiri atas enam atlet kategori junior dan tiga atlet kategori youth.
Pada kategori junior, tiga petinju putri yang melaju ke final yakni Nadiratul Aulia Harun di kelas 46 kilogram, Samsia S. Naser di kelas 52 kilogram, dan Syalomita Salasa di kelas 54 kilogram.
Sementara di sektor putra, terdapat Ferdiansa Mansa di kelas 48 kilogram, Mubin Moni di kelas 52 kilogram, serta Mubarak Sahril di kelas 57 kilogram.
Adapun pada kategori youth, tiga petinju putra yang berhasil melaju ke final yakni Natzriel Senen di kelas 48 kilogram, M. Fatir R. Kadam di kelas 57 kilogram, dan Muhammad Mario Witarsa di kelas 60 kilogram.
Selain sembilan petinju yang masih berpeluang merebut emas, empat atlet Maluku Utara telah memastikan medali perunggu.
Keempat atlet tersebut adalah Dinezad P. Yusran M. di kelas 50 kilogram junior, Raflay Y. Ibrahim di kelas 54 kilogram junior, Najwa Puri Ramadhan di kelas 48 kilogram youth, serta Juhrian Maulana di kelas 54 kilogram elite putri.
Raihan empat medali perunggu tersebut menjadi tambahan prestasi bagi kontingen Pertina Maluku Utara dalam kejuaraan tinju amatir tingkat nasional itu. Namun, perjuangan belum berakhir karena sembilan petinju masih berpeluang menambah perolehan medali emas.
Nasri berharap para atlet tidak cepat berpuas diri setelah berhasil menembus partai final. Ia meminta mereka menjaga kondisi fisik, mempertahankan konsentrasi, dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
Menurutnya, keberhasilan mencapai final merupakan pencapaian penting, tetapi merebut medali emas membutuhkan kesiapan fisik dan mental serta disiplin hingga pertandingan berakhir.
Dengan sembilan petinju yang akan bertarung di partai puncak, kontingen Maluku Utara kini membidik hasil maksimal di Piala AHY 2026. Mereka diharapkan mampu mengubah peluang menjadi kemenangan dan membawa pulang medali emas untuk daerah.