1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Pemerintah

Remaja GMIH Diminta Perkuat Karakter, Wali Kota Tauhid Ingatkan Nilai Orang Basudara

Oleh ,

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, mengingatkan pentingnya menanamkan nilai toleransi, persaudaraan, dan semangat hidup orang basudara kepada generasi muda sebagai bagian dari pembentukan karakter yang cinta damai.

Pesan tersebut disampaikan Tauhid saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Tahunan (Raker) ke-V Bidang Pelayanan Remaja Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) Jemaat Eben-Haezer Ternate, Selasa, 3 November 2026.

Raker yang berlangsung selama dua hari, 3–4 November 2026, itu mengangkat subtema "Membentuk Karakter Remaja GMIH yang Cinta Damai". Kegiatan dipusatkan di Gereja Eben-Haezer Ternate dan merupakan bagian dari Wilayah Pelayanan Gebe-Batang Dua-Ternate.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, dan Bupati Halmahera Barat, James Uang.

Dalam sambutannya, Tauhid menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Raker di Kota Ternate yang dikenal sebagai Kota Rempah dan Bumi Moloku Kie Raha.

Ia menyebut kehadiran para peserta menjadi kehormatan sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan membangun komitmen dalam pelayanan serta pembinaan generasi muda gereja.

"Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan membangun komitmen bersama dalam pelayanan serta pembinaan generasi muda gereja," ujar Tauhid.

Ia berharap seluruh peserta dapat merasakan suasana aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan selama berada di Ternate. Menurutnya, Raker tersebut tidak hanya menjadi forum pembahasan agenda organisasi, tetapi juga sarana memperluas semangat persaudaraan.

Tauhid mengatakan, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan gereja, masyarakat, dan bangsa. Remaja saat ini merupakan calon pemimpin yang akan melanjutkan tanggung jawab pembangunan serta kehidupan sosial di masa mendatang.

Namun, ia mengingatkan bahwa generasi muda menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan pola pergaulan, pengaruh teknologi informasi, hingga persoalan sosial yang dapat memengaruhi pembentukan karakter.

Karena itu, kecerdasan dan kemampuan saja tidak cukup. Generasi muda juga harus memiliki landasan moral, spiritualitas, integritas, kepedulian, serta kemampuan menghargai sesama.

Terkait subtema Raker, Tauhid menilai pembentukan karakter remaja yang cinta damai sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Menurutnya, cinta damai bukan sekadar menghindari konflik, melainkan diwujudkan melalui sikap menghargai perbedaan, mengedepankan dialog, mengendalikan diri, dan membangun keharmonisan.

"Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah, jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan, tetapi jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun persatuan," pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa Kota Ternate memiliki sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Nilai toleransi, persaudaraan, dan semangat hidup orang basudara harus terus dirawat serta diwariskan kepada generasi muda.

Melalui Raker ke-V tersebut, Tauhid berharap lahir program-program strategis yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembentukan karakter remaja.

Pemerintah Kota Ternate, lanjutnya, menyambut baik setiap inisiatif keagamaan dan kepemudaan yang berorientasi pada pembangunan kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, dan menjunjung tinggi persatuan.

Berita Lainnya