Organisasi

Pemuda Muhammadiyah Dukung Kapolres Berantas Judi di Morotai

Ketua Pemuda Muhammadiyah Morotai, Ali Akbar Djaguna. Foto: Ist

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Ali Akbar Djaguna, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kapolres Pulau Morotai dalam memberantas praktik perjudian, baik sabung ayam, togel, maupun judi online.

Ali Akbar menegaskan, perjudian merupakan perbuatan yang dilarang agama dan negara, sehingga tidak pantas dilakukan oleh masyarakat. Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kehidupan sosial, ekonomi, hingga keagamaan.

"Hal ini sejalan dengan tugas pemerintah yakni melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan rakyat," ujar Ali Akbar kepada wartawan, Jumat, 28 Agustus 2025.

Pernyataan itu disampaikan menyusul komitmen Kapolres Pulau Morotai yang berjanji menindak tegas segala bentuk praktik perjudian, termasuk jika melibatkan oknum TNI maupun Polri.

Ali Akbar menilai, aparat penegak hukum harus serius menuntaskan persoalan ini karena praktik perjudian sudah meresahkan masyarakat. Ia menyebut, banyak masalah sosial berawal dari aktivitas judi.

“Praktik judi ini sangat meresahkan. Persoalan seperti pembunuhan, pencurian, perampokan, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga kemiskinan sering kali bermula dari perjudian. Karena itu, Muhammadiyah memberi apresiasi kepada Pak Kapolres yang bertekad memberantas praktik judi di Morotai,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mendorong Polres Morotai membentuk satuan tugas (satgas) khusus pemberantasan judi. Langkah itu dinilai penting agar upaya penindakan berjalan menyeluruh dan menyentuh akar permasalahan, terutama di kalangan generasi muda.

"Jika dibiarkan, perjudian bukan hanya merusak ekonomi masyarakat, tetapi juga menghancurkan mental dan masa depan generasi muda. Kita tentu tidak ingin itu terjadi," pungkasnya.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga