Peristiwa
Derita Satu Keluarga Halmahera Selatan Tinggal di Tenda Usai Kebakaran Rumah
Musibah kebakaran menimpa satu keluarga di Dusun Sungira, Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan.
Rumah milik keluarga Dinar Nebo dan M. Rijal Saluge hangus dilalap api pada Selasa, 25 November 2025 sekitar pukul 12.00 WIT, sehingga seluruh isi rumah tidak terselamatkan.
“Barang-barang semua habis. Televisi, kulkas, salon, kursi, kompor, dan oven yang baru saya beli juga ikut terbakar. Perkakas dapur, mesin rumput, suplayer (semprot rumput) juga dilalap api,” ungkap M. Rijal saat ditemui Halmaherapost di tempat tinggal sementara, Sabtu, 29 November 2025.
Usai kebakaran, keluarga ini hanya menerima bantuan darurat berupa terpal untuk tenda, selimut, makanan, dan tikar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan.
Rijal mengungkapkan, penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Beberapa warga sempat membantu memadamkan api, namun kobaran yang muncul siang itu dengan cepat membesar dan menghancurkan seluruh rumah.
“Penyebabnya belum pasti. Waktu kebakaran saya sedang keluar mengangkut barang di pelabuhan, sementara istri saya keluar untuk berjualan ikan,” jelasnya.
Selain memberikan bantuan darurat, pihak BPBD Halmahera Selatan juga telah meminta data kependudukan keluarga tersebut dan turun langsung untuk mengukur luas rumah yang terbakar.
Keluarga ini berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan tambahan, mengingat musibah ini terjadi menjelang bulan puasa.
“Harapan kami, semoga pemerintah bisa memberikan bantuan. Kasihan, apalagi ini sudah dekat bulan puasa. Kalau bisa, dipercepat perbaikan rumahnya. Sementara kami sudah tidur di tenda selama lima hari, lampu tidak ada, air bersih sulit didapat, apalagi MCK juga tidak tersedia,” ungkap Rijal.








Komentar