Sinergitas

Kukuhkan Ojek Andalan Ternate, Sekda: Bukan Wadah Politik, Ini Tanggung Jawab Pemerintah

Sambutan Sekda Ternate, Rizal Marsaoly saat pelantikan Om Ojek dan Ci Ojek Andalan. Foto: Humas Pemkot Ternate

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Rizal Marsaoly, secara resmi melantik dan mengukuhkan Om Ojek dan Ci Ojek Andalan Kota Ternate periode 2025–2030.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Ternate, Minggu, 21 Desember 2025, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai pangkalan ojek di Kota Ternate.

Dalam sambutannya, Sekda Rizal menegaskan bahwa pengukuhan Om Ojek dan Ci Ojek Andalan tidak bermuatan politik, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

“Hari ini dicatat sebagai bagian dari kolaborasi Pemerintah Kota. Pelantikan dan pengukuhan Om Ojek dan Ci Ojek Andalan ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada para pekerja sektor transportasi,” ujar Rizal.

Ia menjelaskan, sejak awal pemerintahan Wali Kota H. M. Tauhid pada periode pertama, pemerintah telah menunjukkan keberpihakan kepada ojek pangkalan, terutama saat masuknya ojek online yang sempat menimbulkan penolakan.

“Pada masa transisi, ada dinamika terkait ojek online. Wali Kota meminta kami mencari solusi, dan lahirlah Om Ojek dan Ci Ojek Andalan yang hari ini resmi dikukuhkan,” jelas Rizal.

Rizal juga menyebutkan bahwa pemerintah telah memfasilitasi bantuan seperti jaket dan helm, serta lainnya, bahkan akan melengkapi fasilitas bagi yang belum menerima. Pada 29 Desember 2025 mendatang, aplikasi online Om Ojek dan Ci Ojek Andalan akan segera diluncurkan.

Pose bersama Sekda Ternate, Rizal Marsaoly dengan Om Ojek dan Ci Ojek Andalan. Foto: Humas Pemkot Ternate

“Aplikasinya sudah siap, tinggal dioperasikan. Bapak dan Ibu harus siap. Kepengurusan juga sudah dibentuk, dan Dinas Perhubungan akan memantau kegiatan mereka di jalan,” tambah Rizal.

Sekda menegaskan bahwa organisasi ini dibentuk untuk kesejahteraan pekerja rentan, bukan untuk kepentingan politik.

“Saya pastikan ini bukan wadah politik dan tidak ada kepentingan apa pun. Ini murni tanggung jawab pemerintah. Bapak/Ibu fokus mencari nafkah, pemerintah tetap memfasilitasi dalam berbagai kebijakan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Ojek Andalan Kota Ternate, Bahtiar, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ternate.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya atas nama pribadi dan keluarga besar Om Ojek dan Ci Ojek Kota Ternate mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, dan seluruh OPD yang telah memberikan dukungan hingga kami dikukuhkan secara resmi dan dilindungi hukum,” ujar Bahtiar.

Ia menambahkan, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan babak baru bagi organisasi Om Ojek dan Ci Ojek Andalan.

“Profesi kami bukan hanya sarana transportasi praktis, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi banyak orang. Kami berkomitmen menjaga kekompakan, tidak mudah terprovokasi, dan terus bersinergi dengan pemerintah serta seluruh stakeholder demi terciptanya ekosistem transportasi yang adil dan kondusif di Kota Ternate,” pungkasnya.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga