Distribusi Air PDAM Tersendat, Warga Ternate Mengeluh
Distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Ternate kembali menuai keluhan dari warga. Sejumlah kawasan padat penduduk dilaporkan mengalami aliran air yang tidak lancar dan cenderung lebih sering mengalir pada malam hari.
Kondisi tersebut dirasakan warga di Kelurahan Muhajirin, Kota Baru, hingga Maliaro. Tidak hanya mengganggu kebutuhan rumah tangga, masalah ini juga berdampak pada aktivitas usaha kecil yang sangat bergantung pada pasokan air bersih.
Salah satu pemilik warung makan di Kelurahan Muhajirin, mengatakan sebagian besar warga di lingkungannya kini tidak lagi mengandalkan air PDAM sebagai sumber utama.
“Di sini kebanyakan sudah pakai air sumur, ada juga sumur bor. Yang masih pakai PDAM hanya beberapa rumah, itu pun sering mengeluh karena airnya jarang lancar,” ujarnya kepada halmaherapost.com, Minggu, 1 Januari 2026.
Keluhan serupa disampaikan Andri Idrus, warga Muhajirin lainnya. Ia menyebut aliran air PDAM di rumahnya masih tersedia setiap hari, namun dengan debit yang sangat kecil.
“Airnya jalan, tapi ‘tege-tege’ atau pelan sekali. Warga sudah sering mengadu ke RT dan lurah, tapi sampai sekarang belum ada perubahan. Biasanya kami tunggu sampai malam baru air agak lancar. Untung masih ada air sumur,” kata Andri.
Sementara itu, La Rudi, pemilik warung makan di Kelurahan Maliaro, mengaku aliran air PDAM di tempat usahanya bahkan bisa mati total selama dua hingga tiga hari.
“Kalau air tidak jalan, kami sampai harus mandi di rumah bos. Biasanya kami tampung air pada malam hari karena justru malam air lebih lancar. Padahal iuran air tetap kami bayar tiap bulan, tapi pelayanan tidak maksimal,” keluhnya.
Selain persoalan aliran yang tidak stabil, warga juga menyoroti minimnya pengawasan dan penataan distribusi air oleh pihak PDAM, terutama di kawasan perkotaan yang memiliki banyak tempat usaha. Mereka menduga distribusi air belum dilakukan secara merata sehingga kawasan padat penduduk kerap terdampak.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak PDAM segera mengambil langkah konkret untuk membenahi sistem distribusi air bersih. Mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, persoalan ini dinilai perlu mendapat perhatian serius agar pelayanan PDAM dapat dirasakan secara adil oleh seluruh warga Kota Ternate.









Komentar