IWIP Cetak Ribuan Operator Alat Berat dan Welder Handal
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui program pelatihan operator alat berat dan pengelasan. Menariknya, program ini terbuka bagi peserta tanpa pengalaman sebelumnya, sekaligus memberi peluang luas bagi masyarakat lokal dan regional untuk masuk ke dunia industri.
Pelatihan yang digelar di area training IWIP ini memadukan pembelajaran teori di kelas dengan praktik lapangan. Para peserta dibekali keterampilan mengoperasikan Dump Truck, Excavator, Wheel Loader, hingga teknik Welding, serta pemahaman menyeluruh mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

General Manager (GM) Human Resources & Development (HRD) IWIP, Roslina Sangaji, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar berorientasi pada kemampuan teknis.
“Program pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, disiplin, dan kesadaran keselamatan. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang memiliki kemauan belajar, meskipun tanpa pengalaman sebelumnya,” ujarnya.
Peserta pelatihan berasal dari latar belakang profesi dan usia yang beragam. Ada yang sebelumnya bekerja di sektor jasa, perdagangan, hingga farmasi. Bahkan, sebagian peserta mengaku belum pernah mengemudikan mobil sebelum mengikuti pelatihan. Dengan sistem pembelajaran bertahap dan pendampingan instruktur profesional, para peserta dipersiapkan hingga benar-benar siap memasuki dunia kerja industri.
Salah satunya adalah Fikri Firmansyah. Ia bergabung dalam program pelatihan dump truck pada akhir 2025 setelah sebelumnya bekerja sebagai kepala toko di salah satu jaringan waralaba ternama. Kisah serupa juga dialami Syarbani (42), yang sebelumnya lama berkecimpung di dunia farmasi. Keinginan untuk mengembangkan diri dan menambah pengalaman kerja mendorong mereka hijrah ke Halmahera Tengah.

Sejak tahun 2019, IWIP telah melatih total 64.754 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31.995 orang mengikuti pelatihan operator dump truck, 9.613 operator excavator, 7.792 operator wheel loader, serta 15.354 peserta pelatihan pengelasan. Selama mengikuti program, peserta memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari konsumsi tiga kali sehari, akomodasi, alat pelindung diri, hingga layanan kesehatan.
Program pelatihan ini menjadi salah satu kontribusi nyata IWIP dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja nasional sekaligus membuka akses terhadap lapangan kerja berkelanjutan di sektor industri. IWIP berharap pelatihan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi para peserta dan keluarganya.
“Kami berharap program ini terus berjalan dengan baik dan membantu masyarakat mengembangkan kemampuan di bidang alat berat dan pengelasan. Semoga ini juga dapat mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di Maluku Utara dan Indonesia secara umum,” tutup Roslina.









Komentar