Alqassam, Legislator PKS Asal Maluku Utara, Dorong Kolaborasi Spotify–Pemerintah Berpihak ke Daerah
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, mendorong kolaborasi antara pemerintah dan platform musik digital global Spotify agar benar-benar berpihak pada musisi daerah, khususnya di Maluku Utara.
Dorongan tersebut disampaikan Alqassam menyusul langkah Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang melakukan audiensi dengan pihak Spotify guna memperkuat ekosistem musik nasional, termasuk pembenahan tata kelola dan transparansi royalti.
Menurut legislator PKS asal daerah pemilihan Maluku Utara itu, kolaborasi pemerintah dengan platform digital global tidak boleh hanya berfokus pada kota-kota besar. Ia menegaskan bahwa musisi di wilayah timur Indonesia juga memiliki kualitas dan karakter kuat untuk menembus pasar nasional hingga internasional.
“Langkah Wamen Ekraf tentu kita apresiasi. Namun, kolaborasi ini harus menghadirkan dampak nyata bagi musisi di daerah. Jangan hanya terpusat di Jakarta. Musisi Maluku Utara juga punya potensi besar untuk bersaing secara global,” ujar Alqassam dalam keterangan resminya, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menilai, salah satu persoalan utama yang selama ini dikeluhkan para musisi adalah soal transparansi dan distribusi royalti. Karena itu, sistem pembayaran royalti berbasis digital harus menjamin keadilan, termasuk bagi musisi independen di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Alqassam menyebut, potensi musik Maluku Utara sangat besar. Dari Ternate, Tidore hingga berbagai wilayah di Halmahera, banyak talenta muda lahir dengan warna musik khas yang dipengaruhi kekayaan budaya lokal. Namun, keterbatasan promosi, minimnya literasi distribusi digital, serta kurangnya pendampingan menjadi tantangan tersendiri.
Ia pun mendorong agar Spotify tidak hanya menghadirkan fitur global, tetapi juga aktif memfasilitasi program kurasi, promosi, hingga pelatihan digital yang menjangkau daerah-daerah.
“Musisi Maluku Utara harus memiliki panggung yang sama. Dengan sistem yang transparan dan dukungan promosi yang adil, saya yakin karya anak daerah bisa bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi sektor energi, riset, dan industri, Alqassam menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang memperkuat industri kreatif nasional. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan Spotify melahirkan langkah konkret yang melindungi hak-hak musisi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi kreatif di daerah.
“Ekonomi kreatif harus menjadi motor pertumbuhan baru. Jangan sampai musisi kesulitan menikmati hasil karyanya sendiri. Kita ingin sistem yang adil, transparan, dan berpihak pada kreator,” pungkasnya.








Komentar