Gempa
Kawal Bantuan Tahap II, Sekda Rizal Pastikan Logistik Segera Meluncur ke Batang Dua
Pemerintah Kota Ternate terus mempercepat penanganan dampak gempa magnitudo 7,6 di Kecamatan Pulau Batang Dua. Bantuan logistik tahap kedua kini disiapkan dan akan segera diberangkatkan menggunakan kapal Basarnas.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, memastikan proses distribusi bantuan terus dikawal agar berjalan cepat dan tepat sasaran. Ia menyebut, kapal telah disiagakan dan tinggal menunggu seluruh logistik dimuat.
“Di Ternate sudah disiapkan kapal Basarnas, atas koordinasi BNPB, Pemprov dan Pemkot serta Basarnas. Jika semua logistik sudah termobilisasi, maka kapal akan diberangkatkan sore atau malam nanti,” ujar Rizal usai rapat bersama Wakil Gubernur, Minggu, 5 April 2026.
Menurutnya, percepatan distribusi bantuan menjadi fokus utama pemerintah pascagempa. Selain memastikan bantuan segera tiba di lokasi terdampak, pemerintah juga menjaga ketersediaan stok bahan pokok bagi warga.
“Yang paling penting adalah mobilisasi bantuan dan memastikan stok bahan pokok tetap tersedia. Bantuan tahap satu juga sudah terdistribusi di seluruh posko,” katanya.
Data sementara mencatat, jumlah pengungsi di empat kelurahan mencapai 568 kepala keluarga atau 1.966 jiwa. Rinciannya, Kelurahan Lelewi sebanyak 130 KK (456 jiwa), Kelurahan Mayau dan Perum Bersatu 217 KK (772 jiwa), Kelurahan Bido 93 KK (333 jiwa), serta Kelurahan Tifure 128 KK (405 jiwa).
Selain itu, sebanyak 233 unit bangunan dilaporkan terdampak, meliputi rumah warga, gereja, dan fasilitas pendidikan yang tersebar di lima kelurahan di Kecamatan Pulau Batang Dua.
Rizal menjelaskan, sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian di dataran tinggi. Sementara itu, sebagian lainnya telah menempati posko resmi yang disiapkan pemerintah daerah.
Di posko tersebut, kebutuhan dasar pengungsi telah difasilitasi, mulai dari dapur umum, stok bahan makanan, hingga tenda. Fasilitas ini didukung oleh Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, BPBD, serta Dinas Sosial Kota Ternate.
“Pengungsi ada yang masih di camp dataran tinggi dan ada juga yang sudah di posko resmi. Di sana sudah tersedia dapur umum, stok bantuan untuk memasak, serta tenda dari Dinsos Malut, BPBD, dan Dinsos Ternate,” jelasnya.
Ia berharap koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dan Basarnas Maluku Utara dapat berjalan maksimal, sehingga distribusi logistik tahap kedua ke Batang Dua bisa segera direalisasikan.
“Kami berharap hari ini logistik sudah bisa didistribusikan ke Batang Dua setelah koordinasi dengan Basarnas,” tandasnya.








Komentar