Pemerintah

Pemda Morotai Siapkan Ratusan Ribu Bibit Kakao, Pala hingga Kelapa untuk Petani

Plt Kadis Pertanian, Tamhid Bilo. Foto: Maulud

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, menyiapkan 110.000 bibit tanaman perkebunan untuk membantu petani memulihkan tanaman yang terdampak kekeringan dan kebakaran.

Bantuan bibit tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dan terdiri dari kakao, pala, kelapa Bido, serta kelapa dalam.

Tamhid Bilo, yang memberikan keterangan mewakili Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, mengatakan bantuan ini disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus membantu petani mengganti tanaman yang mengalami kerusakan.

“Totalnya ada 110.000 bibit. Terdiri dari 40.000 bibit kakao, 30.000 bibit pala, 30.000 bibit kelapa Bido, dan 10.000 bibit kelapa dalam,” kata Tamhid, Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurutnya, proses administrasi pengadaan bibit telah rampung setelah diverifikasi oleh Balai Besar Ambon. Seluruh persyaratan dinyatakan lengkap sehingga saat ini pemerintah daerah tinggal menunggu proses penyaluran.

“Saat ini bibit masih menunggu penyaluran. Secara administrasi sudah diverifikasi oleh Balai Besar Ambon dan dinyatakan lengkap. Tinggal menunggu proses penyaluran,” jelasnya.

Selain bantuan bibit, Pemda Morotai juga mulai memperkuat dukungan terhadap petani melalui penyaluran pupuk organik.

Sebanyak 22 ton pupuk organik telah disalurkan sekitar dua pekan lalu. Sementara tambahan 88 ton pupuk organik dijadwalkan disalurkan pada pekan depan.

Tamhid mengatakan, bantuan bibit dan pupuk tersebut diharapkan dapat membantu petani kembali mengembangkan tanaman perkebunan yang terdampak kekeringan maupun kebakaran.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sektor perkebunan dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

“Program ini kami harapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan sektor perkebunan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi masyarakat petani di Kabupaten Pulau Morotai,” pungkasnya.

Penulis: Maulud
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga