Sinergitas
HUT TNI ke-81, Wagub Sarbin Perkuat Sinergi untuk Maluku Utara
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menghadiri upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makorem 152/Baabullah, Senin, 5 Oktober 2026.
Kehadiran Sarbin dalam momentum tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, stabilitas serta mendukung pembangunan di Maluku Utara.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Mayor Inf. Mujiono sebagai komandan upacara.
Upacara turut dihadiri Wali Kota Ternate, jajaran Forkopimda Maluku Utara dan Kota Ternate, serta pasukan gabungan dari tiga matra TNI bersama Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 152/Baabullah membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi serta pengabdian dalam menjalankan tugas menjaga bangsa dan negara.
HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui pengabdian yang konsisten.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem.
Panglima TNI juga mengingatkan jajaran TNI untuk terus meningkatkan kesiapan menghadapi dinamika lingkungan strategis, ketidakpastian global hingga ancaman di ruang informasi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, TNI diarahkan menerapkan PRIMA sebagai budaya dalam menjalankan tugas, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Nilai Profesional menekankan penguasaan tugas, peningkatan kemampuan, kepatuhan terhadap hukum dan integritas. Responsif berarti peka terhadap perubahan serta mampu bertindak cepat dan terukur.
Sementara Integratif diwujudkan melalui sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Modern ditunjukkan dengan penguasaan serta optimalisasi alutsista dan teknologi pertahanan. Sedangkan Adaptif berarti terus berinovasi dan menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan ancaman.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Makorem 152/Baabullah ditutup dengan doa bersama. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kolaborasi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga keamanan serta memperkuat pembangunan di Maluku Utara.








Komentar