Organisasi
Pengurus IKT Morotai Dikukuhkan, Fahmi Abukasim Siapkan Empat Agenda Prioritas
Pengurus Ikatan Keluarga Tidore (IKT) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Gedung Islamic Center, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu, 7 November 2026 malam.
Diketahui, M. Fahmi Abukasim dipercaya memimpin organisasi tersebut setelah dikukuhkan langsung oleh Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina IKT Provinsi Maluku Utara.
Usai dikukuhkan, Fahmi menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar IKT atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi selama empat tahun ke depan.
Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan atau kedudukan, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta menjadikan IKT sebagai organisasi yang aktif dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.
"Bagi saya, amanah ini bukan sekadar jabatan atau kedudukan, tetapi merupakan tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta membawa Ikatan Keluarga Tidore menjadi organisasi yang semakin aktif dan bermanfaat bagi keluarga IKT," ujar Fahmi.
Ia menegaskan, IKT harus menjadi wadah pemersatu bagi keluarga besar Tidore yang berada di Kabupaten Pulau Morotai. Organisasi ini diharapkan menjadi rumah bersama, tempat seluruh anggota saling mengenal, membantu, dan menguatkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Fahmi juga mengingatkan bahwa keluarga besar Tidore memiliki ikatan sejarah, adat, budaya, dan persaudaraan yang harus terus dijaga. Nilai kekeluargaan, gotong royong, saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama harus menjadi landasan dalam menjalankan organisasi.
"Kita ingin menjadikan IKT sebagai rumah bersama, rumah yang tidak membedakan siapa kita, tetapi menyatukan kita dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan," tuturnya.
Dalam menjalankan kepengurusan periode 2026–2030, Fahmi menyiapkan empat agenda prioritas. Pertama, memperkuat persatuan dan silaturahmi dengan menjaga hubungan baik antaranggota, meningkatkan komunikasi, serta membangun organisasi yang harmonis dan saling mendukung.
Kedua, melanjutkan kegiatan keagamaan dan sosial. Salah satunya mempertahankan pengajian rutin malam Jumat yang selama ini telah berjalan sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi. Selain itu, kegiatan bakti sosial juga akan terus didorong sebagai bentuk kepedulian terhadap anggota keluarga dan masyarakat.
Ketiga, melestarikan adat dan budaya Tidore. Fahmi menilai, keluarga besar IKT memiliki tanggung jawab menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi muda. Dengan begitu, identitas dan nilai-nilai budaya Tidore tidak hilang di tengah perkembangan zaman.
Keempat, meningkatkan perhatian terhadap generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang berpendidikan, berakhlak baik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, organisasi, dan daerah.
"Kami ingin menjadikan IKT bukan hanya sebagai wadah pemersatu keluarga Tidore, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Pulau Morotai yang maju, amanah, harmonis, dan sejahtera," ungkapnya.
Fahmi berharap, IKT dapat mengambil peran lebih luas dalam mendukung pembangunan daerah. Keberadaan organisasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar Tidore, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Pulau Morotai.
Ia menyadari, seluruh agenda dan komitmen tersebut tidak mungkin diwujudkan hanya oleh seorang ketua. Diperlukan kerja sama, dukungan, dan partisipasi seluruh pengurus serta anggota.
Karena itu, Fahmi mengajak seluruh keluarga besar IKT untuk menjaga kebersamaan dan menjadikan organisasi sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar tempat memperoleh kehormatan maupun kedudukan.
"Saya sangat mengharapkan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan dari seluruh keluarga besar IKT. Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, mari kita jadikan organisasi ini sebagai sarana pengabdian dengan tulus menjaga kepercayaan serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai peran masing-masing," tegasnya.
Di akhir sambutannya, Fahmi menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pengurus IKT periode sebelumnya atas kontribusi dan pengabdian dalam membangun organisasi.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis, sekaligus membawa IKT Pulau Morotai menjadi organisasi yang semakin solid, maju, dan memberikan manfaat bagi keluarga besar Tidore maupun masyarakat Kabupaten Pulau Morotai.










Komentar