Sekilas Info

Bantuan Sosial

Diduga Sunat Jatah Lansia, Oknum Tenaga Pendamping Diadukan

Istimewa

Jailolo, Hpost - Oknum Tenaga Pendamping Dinas Sosial Halmahera Barat diduga menyunat jatah bantuan dari Kementerian Sosial untuk masyarakat usia lanjut (lansia) di daerah itu.

Dugaan tersebut terkuak setelah 6 Kepala Keluarga (KK) asal Desa Ake Tola Kecamatan Sahu Timur mengadukan hal itu kepada Ketua DPRD Halbar Charles Gustan.

Kepada wartawan, Selasa 5 Mei dikantor DPRD Halbar, Charles mengungkapkan, laporan dugaan pemotongan dana bansos lansia tersebut, berdasarkan pengakuan warga diberikan oleh petugas Dinsos sebesar 1,5 juta, namun pasca diterima dan ditandatangani kemudian di ambil kembali oleh pendamping sebesar 1 juta, sedangkan sisanya 500 ribu diberikan kepada warga penerima dengan mengambil foto dokumentasi agar dibuat laporan.

"Sesuai keterangan yang saya terima, dari pengakuan warga sebelumnya didata yang mestinya berhak menerima 8 KK, namun yang diberikan hanya 6 KK, itupun dari dana 1,5 juta saat diberikan, kemudian ditarik kembali 1 juta dan menyisakan 500 ribu untuk setiap KK," jelasnya.

Charles menegaskan, pengaduan yang diterima olehnya tersebut juga telah ditindaklanjuti ke komisi II, yang langsung memanggil Dinas Sosial untuk dimintai penjelasan.

Wakil Ketua Komisi II James Uang yang dikonfirmasi wartawan usai menggelar rapat mengaku, besaran bantuan bagi warga lansia usia 60 tahun keatas tersebut sebesar 600 ribu per KK, yang disalurkan melalui rekening penerima, dimana berdasarkan penjelasan Dinas Sosial membantah jika ada pemotongan oleh oknum pendamping Dinsos.

"Bansos untuk lansia ini adalah bantuan terbaru dari Kemensos, bantuannya diluar dari warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan non tunai dalam bentuk sembako," terangnya.

Ketua Komisi II Nikodemus H.David menegaskan, komisi II sendiri bakal menindak lanjuti adanya pengaduan warga tersebut dengan memanggil warga penerima bantuan ditanyakan langsung bersama staf Dinas Sosial.

"Dalam rapat tadi perwakilan Dinsos juga mereka bantah tidak ada pemotongan, keterangannya akan kami tanyakan langsung dengan warga penerima Rabu besok," tegasnya.

Dikatakan, berdasarkan data, untuk jumlah penerima bantuan bagi warga miskin lansia usia 60 tahun keatas tersebut sebanyak 5817 KK yang tersebar di Halbar, dimana data tersebut oleh DPRD juga diminta agar diverifikasi kembali, sehingga bantuan yang disalurkan juga tepat sasaran

Penulis: Ari
Editor: Ata/Red

Baca Juga