Sekilas Info

PDP

Mengidap Pneumonia, Wali Kota Tikep Berstatus PDP

Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt. Ali Ibrahim, saat dirujuk ke Ternate, dan dijempu dengan protokol kesehatan Covid-19, Senin 25 Mei 2020, sore || Foto: Ongki Gustu Covid-19 Ternate

Ternate, Hpost - Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim sejak dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Senin 25 Mei 2020, dalam kondisi membaik. Namun, hasilnya diagnosis menyebutkan Ali Ibrahim mengidap pneumonia di kedua paru-paru sehingga dirawat dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Sekarang beliau berada di RSUD CB ruang isolasi, dan kondisinya sudah membaik," kata Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara, Alwia Assagaf dalam konferensi pers, Selasa 26 Mei 2020, malam tadi.

Mengutip, Halodoc.com, Selasa 26 Mei 2020,  Pneumonia biasa umumnya disebut juga dengan paru-paru basah. Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan pada kantung-kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru. Infeksi tersebut dapat menyebabkan kantung udara pada saluran pernapasan di paru-paru mengalami radang dan dipenuhi oleh cairan. Namun, penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya jika sistem imun pengidapnya baik.

Nonton: WALIKOTA TIDORE DILARIKAN KE TERNATE DIJEMPUT PETUGAS DENGAN APD LENGKAP

Sedangkan pada Covid-19, gangguan ini umumnya menyerang saluran napas bagian atas yang akhirnya dapat menyebar hingga ke paru-paru. Virus corona tersebut dapat menginfeksi saluran pernapasan atas dan menyebabkan sumbatan di organ pernapasan tersebut. Lebih parahnya lagi adalah virus corona dapat menyebabkan kerusakan fatal pada paru-paru jika tidak segera mendapat pengobatan.

Menurut Alwia, sebelumnya Wali Kota itu sudah diperiksa rapid test. Hasilnya non reaktif, tetapi beliau berstatus PDP. Selain itu, lanjut dia, Wali Kota sudah diambil Swab-nya untuk dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) .

3 Pasien Sembuh, Belasan Orang Positif dengan 8 Transmisi Lokal

"Tapi kami belum tahu kapan dikirim ke laboratorium BTKL-PP Manado, karena masih menunggu pasien yang lain, sebab PCR di RSUD CB habis," ungkapnya.

Sekadar diketahui, kasus PDP sesuai data Gugus Tugas Covid-19 Malut Selasa 26 Mei bertambah 14 menjadi 32 orang. 14 orang ini dari Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Penulis: Dim
Editor: Red

Baca Juga