Sekilas Info

Ekonomi

Corona Bikin Merana, Pengusaha Minta Akses Pelayaran Dibuka Normal 

KM Geovani yang melayani pelayaran antar wilayah di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, pada Jumat 17 Juli 2020 || Foto: Layank/Hpost

Ternate, Hpost – Sebagai upaya pemulihan ekonomi Maluku Utara di tengah pandemi Covid-19, pengusaha meminta pemerintah daerah membuka akses pelayaran laut antar wilayah secara normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pimpinan Cabang Ternate PT. Pelayaran Obi Mandiri, Ahmad Assagaf, kepada Halmaherapost.com, Kamis 23 Juli 2020, mengemukakan, jika akses pelayaran antar wilayah dibuka secara normal akan menciptakan pertumbuhan pada sejumlah sektor ekonomi.

“Seperti peningkatan pendapatan jasa buruh pelabuhan, truck pengangkut barang, dan mobil penumpang angkutan umum serta ojek” jelas Ahmad.

Senada, Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara Bachtiar Kader menjelaskan sektor usaha pelayaran menjadi paling penting di Maluku Utara dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi.

Karena distribusi orang dan barang akan menciptakan akselerasi ekonomi sebagaimana yang diharapkan.

“Untuk mendorong daya beli masyarakat yang mengalami penurunan selama masa pandemi. Kami meminta kepada pemerintah agar terus mendorong upaya pemulihan ekonomi dengan terus melakukan pendampingan serta membuka ruang usaha bagi pelaku usaha tentu dengan memperhatikan anjuran dan protokol kesehatan di era new normal,” tambah Bachtiar.

Tiyar - sapaan akrab Bachtiar berpendapat, sebagai upaya pemulihan ekonomi harus dibarengi upaya nyata, yaitu dengan melihat data sebaran pengusaha, pelaku usaha UMKM yang kena dampak, juga sebagai kreditur bank.

“Sebab pelaku usaha sudah cukup tertekan akibat pandemi sehingga dibutuhkan upaya yang berkesinambungan,” papar dia.

Pelaku usaha mesti bisa menghadirkan kreativitas dan inovasi serta mampu beradaptasi dengan ekosistem digital.

Pemerintah juga harus memberi advice bahwa upaya adaptasi ekosistem digital menjadi penting di era 4.0.

“Sebab saat ini segala transaksi berbasis internet sehingga pelaku usaha tidak lagi kaku” tutupnya.

Penulis: Ata

Baca Juga