Sekilas Info

Nelayan

Gelombang Tinggi, Pasokan Ikan di Pasar Basanohi Berkurang

Kondisi pasar ikan Basanohi, Kepulauan Sula, Minggu 26 juli 2020 || Foto: Tat/Hpost

Sanana, Hpost - Tingginya gelombang di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) membuat sejumlah nelayan tidak dapat melaut. Hal itu membuat pasokan ikan berkurang drastis.

Seperti yang dikatakan Is penjual ikan di pasar Basanohi Fogi, Kecamatan Sanana sudah hampir satu pekan terakhir ikan mengalami penurunan. Itu terjadi karena tidak adanya pasokan dari nelayan di desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara.

"Ikan  sangat berkurang, karena kondisi laut seperti ini, hanya orang Bajo yang mangail, kalau yang lain tidak berani,” ujar salah satu penjual ikan di pasar Basanohi Fogi, Minggu 26 Juli 2020.

Untuk ikan yang berkurang yakni, ikan Momar, Komo, ikan Katihu, Cakalang, Garopa dan Katamba. Hal ini tentunya membuat penghasilan sejumlah pedagang menurun, Karena banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk membeli ikan, apalagi harganya tidak seperti biasanya.

Hal yang sama diungkapkan Lili,salah seorang pedagang ikan di pasar Basanohi Fogi, sudah sepekan ini pasokan ikan sangat berkurang. Karena tidak banyak pasokan ikan dari Bajo.

"Ikan Katihu besar biasanya satu ekor 1.000.000 sekarang naik jadi 1.500.000, ikan Komo sedang biasa 5 ekor Rp.50.000 sekarang naik jadi 3 ekor Rp. 50.000," tutupnya.

Penulis: Tat
Editor: Red

Baca Juga