Sekilas Info

HUT

Ini Torehan Positif Kepemimpinan Edi Langkara dan Abdurahim Odeyani di Halteng

Drs.Edi Langkara,MH dan Abdurahim Odeyani SH.MH (foto: Istimewa)

WEDA, Hpost - Kepemimpinan Edy Langkara dan Abdurahim Odeyani, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tidak diragukan lagi.

Setidaknya, hal positif ini disampaikan Elang (sapaan-red) saat membuka acara HUT Kabupaten Halteng ke 30, Sabtu 30 Oktober 2020. Sejumlah pencapaian telah ditorehkan, sesuai dengan lima misi pemerintahan yang ia lakukan.

Pertama, membangun birokrasi yang bersih dan profesional. Ke dua, membangun infrastruktur dasar dan konektifitas wilayah. Ke tiga, mengembangkan potensi SDA dan menciptakan iklim Investasi. Ke empat, mewujudkan pelayanan lendidikan dan kesehatan, yang merata dan bermutu. Dan yang ke lima, mengembangkan budaya hukum dan HAM, dalam kehidupan masyarakat yang berlandaskan falsafah Fagogoru.

Dijelaskan Elang, misi pertama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah melakukan berbagai program. Diantaranya, mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari BPK RI Perwakilan Maluku Utara (Malut). Penguatan kelembagaan dan sumber daya aparatur, melalui Diklat PIM di semua jenjang dan strata.

Pendidikan kedinasan bagi PNS, bekerjasama dengan Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri, dengan harapan menjadi kader inti bidang pemerintahan.

Misi ke dua, Pemkab telah melakukan sejumlah program strategis pada sektor Pekerjaan Umum, dalam bentuk program Multi Year.

Diantaranya, pembangunan GOR yang direncanakan finis 2022. Pengembangan jalan hotmix, yang direncanakan finis 2021 di Pulau Gebe pada Desa Bakajaya sampai Desa Tepeleo Batu Dua, Desa Tepeleo sampai Desa
Sakam, Desa Sakam sampai Desa Tepeleo.

"Pengembangan reguler jalan Hotmix, juga dilakukan di 10 ibu kota Kecamatan. Serta pembangunan jembatan yang estimasi pengerjaannya selesai pada 2022," ucapnya.

Kemudian misi ke tiga, Pemkab telah melakukan sejumlah program strategis pada sektor ekonomi.

Diantaranya, meningkatkan produksi pertanian dengan membuka jalan produksi dan jalan usaha tani, serta pengadaan sarana dan pra sana produksi pertanian dan peternakan. Memberikan bantuan bibit padi, jagung dan kacang tanah kepada gabungan kelompok tani.

Bantuan sarana dan pra sarana perikanan tangkap sebanyak 380 paket, dan perikanan budidaya sebanyak 29 paket. Bantuan sarana pemasaran dan pengolahan hasil perikanan sebanyak 20 paket, serta bantuan pelatihan dan pendampingan teknis tersebar di 10 kecamatan.

"Tidak ketinggalan, perhatian pada sektor ekonomi pariwisata. Seperti peremajaan pada kawasan Nusliko Park, kawasan Geopark Goa Boki Moruru dan kawasan Konservasi Mangrove Kacepi di Kecamatan Pulau Gebe.

Ada juga pembangunan Pasar Fagogoru di Weda, pembangunan Pasar Lelilef , pembangunan Pasar Fidi Jaya serta ada bantuan KUR tanpa bunga kepada masyarakat," papar Elang.

Lalu misi ke empat, Pemkab melakukan sejumlah program pada sektor pendidikan.

Diantaranya, peningakatan sarana dan pra sarana ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang guru mulai PAUD hingga SMP.

Mengangkat tenaga Guru PTT sebanyak 686 orang, subsidi pendidikan kepada 20 orang jenjang pendidikan S1, S2 dan 5 orang jenjang pendidikan S3.

"Semua itu diperuntukkan bagi Non PNS, dengan target dalam satu periode pemerintahan bisa capai 100 orang magister putra dan putri Halmahera Tengah," harapnya.

Selain itu, pembinaan pada sektor Pemuda dan Olahraga. Seperti pembinaan anggota Paskibraka, peningkatan prestasi sejumlah Cabang Olahraga (Cabor), pembinaan sejumlah organisasi.

"Fasilitas kesehatan juga tidak luput, yaitu peningkatan fasilitas layanan pada 11 Puskesmas dan 38 Pustu. Ada lagi pengadaan Puskesmas Keliling Laut (Speed Ambulance) yang melintasi Pulau Gebe dan Weda, Patani dan Weda, Weda Timur dan Kota Weda, serta Pengadaan Puskesmas Keliling Darat (Mobil Ambulance) 15 Unit yang tersebar di 11 Puskesmas," ujarnya.

Terakhir, misi ke lima, Pemkab telah malaksanakan program pada sektor Keagamaan. Diantaranya, memberikan insentif kepada para Imam dan Pendeta. Melaksanakan MTQ dan STQ, tingkat Kecamatan hingga Kabupaten.

"Pada tahun ini, kita dilaksanakan MTQ ke 28 Tingkat Provinsi Maluku Utara di Weda, pada kesempatan ini kontingen MTQ Halmahera Tengah dipersipakan untuk mengikuti MTQ Nasional mewakili Provinsi Maluku Utara," pungkas Elang.

Penulis: Ino
Editor: Red

Baca Juga