Listrik

Warga Tifure, Batang Dua Butuh Perhatian Pemerintah

Ilustrasi PLN (google image)

Ternate, Hpost - Beragam problem dikeluhkan warga Kelurahan Tifure, Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate Pulau atas reses yang dilakukan Anggota DPRD Kota Ternate, beberapa waktu lalu.

Menurut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate, Zaenul Rahman, terdapat sejumlah problem seperti terbatasnya sumber daya listrik, minimnya jaringan telekomunikasi, jaringan internet hingga kurangnya perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) terhadap sektor perikanan.

"Untuk masalah listrik, kita sudah minta Pemkot ditujukan ke PT PLN, untuk menganggarkan sebuah mesin pembangkit disana. Tapi sampai sekarang, belum ada titik terang," katanya dihadapan sejumlah awak media, Selasa 24 November 2020.

Berikut, problem telekomunikasi dan jaringan internate. Yang mana, problem ini menjadi PR dari tahun ke tahun.

"Problem telekomunikasi juga harus dilihat serius oleh Pemkot, karena di era sekarang, kebutuhan akan hal itu begitu besar," tuturnya.

Ilustrasi karyawan PLN (google image)

Disisi lain, sambung Zaenul, problem pemberdayaan warga Kelurahan Tifure, yang rata-rata adalah nelayan juga menjadi perhatian tersendiri.

Sehingga, dalam pemberdayaan ini, DPRD Kota Ternate akan membuat kelompok seperti kelompok lumbung ikan.

"Kelurahan Tifure ini memiliki potensi perikanan yang baik, tetapi bantuan pemerintah untuk kebutuhan sarana dan prasarana masih minim, sehingga ini juga menjadi keluhan warga setempat," ungkapnya.

Terkait problem sumber daya listrik di Kelurahan Tifure, Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate Pulau. General Manager PT PLN (Persero) Unit Ternate, Gemal Rizal Kambey saat dikonfirmasi mengaku pihaknya akan segera memperbaiki hal tersebut.

Gemal memastikan, pengadaan dan operasi PT PLN akan segera dilakukan, pada sekita tanggal 15 atau 20 Desember 2020 mendatang.

"Yang pasti, kami akan segera merealisasikan apa yang dibutuhkan warga. Dan kami pastikan, secepatnya akan terealisasi," pungkasnya.

Penulis: Qra
Editor: Awi

Baca Juga