1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Prestasi

Inovasi Biomulsa Kulit Pisang Antarkan Dua Siswi Halmahera Timur Raih Emas di Malaysia

Oleh ,

Dua siswi SMAN 2 Halmahera Timur, Wibi Hamidah dan Sitti Namira Said, sukses meraih Gold Award dan Best Poster pada ajang Terengganu International Science Fair (TISF) 2026 di Malaysia.

Kompetisi sains berbasis STEM tersebut berlangsung di University Malaysia Terengganu (UMT) pada 16–20 April 2026 dan diikuti oleh pelajar dari berbagai negara. Dalam ajang ini, Wibi dan Sitti mengusung inovasi bertajuk Application of Banana Peel Extract-Enriched Biomulch for Enhancing Growth and Pest Resistance in Optimizing Nutmeg Cultivation.

Karya tersebut menghadirkan solusi ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah kulit pisang yang diolah menjadi biomulsa organik. Inovasi ini difokuskan untuk meningkatkan pertumbuhan serta ketahanan hama pada tanaman pala, yang merupakan komoditas unggulan di Halmahera Timur.

Berangkat dari permasalahan limbah organik yang belum termanfaatkan secara optimal, keduanya memadukan ekstrak kulit pisang dengan pati singkong sebagai bahan pengikat. Hasilnya, tercipta mulsa organik yang mampu terurai secara alami dan menyatu dengan tanah, sekaligus memberikan perlindungan bagi perakaran tanaman.

Berbeda dengan mulsa plastik sintetis yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan, biomulsa ini justru memberikan nilai tambah secara ekologis dan ekonomis bagi petani.

Guru pembimbing, Kaspia, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Ia menyebut keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing di tingkat global.

“Ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti bahwa potensi lokal bisa diolah menjadi inovasi yang berdampak nyata. Biomulsa ini adalah solusi sederhana namun relevan bagi petani, khususnya komoditas pala,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Halmahera Timur, Syamsulrijal A. Gani, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah terus mendorong penguatan budaya riset di kalangan siswa sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan.

“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berinovasi dan berani bersaing di level internasional,” katanya.

Keberhasilan delegasi Halmahera Timur ini juga tidak lepas dari dukungan sejumlah mitra strategis, di antaranya PT Rumah KIR Indonesia, PT Antam Tbk, dan PT Arumba Jaya Perkasa.

Ajang TISF 2026 sendiri mengusung tema “Exploring Science Beyond Horizons for a Sustainable Blue & Green Future”. Inovasi biomulsa berbahan limbah kulit pisang ini dinilai sejalan dengan semangat keberlanjutan, khususnya dalam mendukung pengembangan pertanian ramah lingkungan di masa depan.

Berita Lainnya