1. Beranda
  2. Headline
  3. Kabar

Tiga Mesin Perahu Nelayan Ternate Hilang, Polisi Diminta Usut Tuntas

Oleh ,

Kasus kehilangan mesin perahu nelayan kembali terjadi di Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Dalam kurun waktu April 2026, sebanyak tiga unit mesin perahu dilaporkan hilang dalam dua peristiwa berbeda.

Laporan tersebut disampaikan oleh Fahril, nelayan yang perahunya hilang ke Polsek Ternate Utara untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Dalam keterangan tertulisnya, Fahril menjelaskan bahwa peristiwa pertama terjadi pada awal April 2026. Saat itu, dua unit mesin perahu milik nelayan bernama Aboi dilaporkan hilang.

Belum terungkapnya kasus pertama, kejadian serupa kembali terjadi pada 27 April 2026. Kali ini, satu unit mesin 15 PK milik Fahril ikut raib.

Kronologi kejadian kedua bermula saat Fahril mendatangi pesisir Kelurahan Tafure untuk mengecek perahu jonson bantuan Dinas Perikanan Kota Ternate tahun 2022. Namun setibanya di lokasi, perahu tersebut tidak ditemukan.

Ia kemudian menanyakan kepada ayahnya terkait keberadaan perahu, namun tidak memperoleh informasi. Bersama sejumlah rekannya, Fahril lalu melakukan pencarian secara mandiri.

Dalam proses pencarian, mereka mendapat informasi dari sesama nelayan bahwa terdapat satu unit perahu jonson yang terikat di kapal landen. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi yang dimaksud.

Perahu tersebut diketahui sempat diamankan oleh warga dengan tujuan untuk dikembalikan ke Kelurahan Tafure. Namun saat diperiksa, mesin 15 PK yang sebelumnya berada di dalam body perahu milik Fahril sudah tidak ada.

“Atas kejadian tersebut saya datang ke Polsek Ternate Utara untuk melaporkan agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum,” tulis Fahril dalam laporannya.

Diketahui, perahu jonson tersebut merupakan bantuan pemerintah. Bahkan, salah satu mesin yang sebelumnya berada di dalam perahu merupakan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara yang diserahkan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos.

Kasus kehilangan mesin perahu ini menambah daftar kerentanan pengamanan aset bantuan pemerintah di tingkat nelayan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pencurian tersebut.

Berita Lainnya