Pemerintah
Investasi di Ternate Capai Puluhan Miliar, Serap Ratusan Tenaga Kerja
Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Ternate mencatat realisasi investasi pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai Rp43,44 miliar berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode Januari hingga Maret 2026.
Nilai tersebut terdiri dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp43,28 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD 66.522.
Selain mencatat nilai investasi yang cukup besar, capaian tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang triwulan pertama 2026, sebanyak 192 tenaga kerja berhasil terserap dari total 140 perusahaan aktif yang beroperasi di Kota Ternate.
Dari jumlah perusahaan tersebut, sebanyak 123 merupakan perusahaan PMDN dan 17 lainnya perusahaan PMA.
Capaian investasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ternate dalam memenuhi target investasi Tahun 2026 yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sebesar Rp277,97 miliar. Angka itu merupakan kontribusi Kota Ternate terhadap target investasi Provinsi Maluku Utara yang mencapai Rp86,3 triliun.
Dengan realisasi hingga Triwulan I sebesar Rp43,44 miliar, Kota Ternate telah mencapai sekitar 15,63 persen dari target investasi tahunan yang diberikan pemerintah provinsi.
Sementara itu, berdasarkan target dalam dokumen RPJMD Kota Ternate Tahun 2025–2029, nilai investasi Tahun 2026 ditargetkan mencapai Rp301 miliar. Artinya, realisasi pada triwulan pertama telah mencapai sekitar 14,43 persen dari target RPJMD.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Ternate, Suryaningsih, mengatakan capaian Triwulan I menjadi awal yang cukup baik dalam mendorong pertumbuhan investasi daerah.
Namun demikian, menurut dia, masih diperlukan langkah strategis dan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat realisasi investasi pada triwulan berikutnya.
“Penguatan promosi investasi, pendampingan perizinan berusaha, dan optimalisasi pelaporan LKPM oleh pelaku usaha menjadi langkah penting untuk mendorong peningkatan realisasi investasi,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ternate optimistis target investasi Tahun 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi aktif antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, kompetitif, dan berkelanjutan.
Upaya tersebut dinilai penting guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.