Pengurus ISEI Halmahera Selatan Dilantik, Dorong Penguatan Ekonomi Agromaritim
Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara resmi melantik Pengurus ISEI Komisariat Halmahera Selatan, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kegiatan pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Penguatan Ekonomi Agromaritim dan Pembangunan Wilayah Kepulauan Berkelanjutan” yang berlangsung di Kabupaten Halmahera Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke-23. Agenda tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, perbankan, pelaku usaha, hingga masyarakat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D., hadir langsung sebagai keynote speaker sekaligus melantik Pengurus ISEI Komisariat Halmahera Selatan.
Dalam sambutannya, Amalia menegaskan pentingnya penguatan ekonomi agromaritim sebagai salah satu strategi pembangunan daerah kepulauan. Ia menyebut, Maluku Utara memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan perlu dikelola dengan dukungan data yang akurat, kebijakan yang tepat, serta kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal akan lebih optimal apabila dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
“Data menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan agar kebijakan yang diambil mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, S.E., M.Si., saat membuka Seminar Nasional menyampaikan apresiasi atas kehadiran ISEI Maluku Utara yang menghadirkan ruang diskusi strategis terkait pembangunan ekonomi daerah.
Helmi mengatakan, seminar tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pemikiran dari akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor unggulan daerah.
“Forum ini penting untuk menghimpun gagasan dan rekomendasi dalam mendorong penguatan ekonomi agromaritim serta pembangunan wilayah kepulauan yang berkelanjutan,” kata Helmi.
Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Handi Susila, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara Adi Surahmat, Dr. E. Ida Hidayanti, S.E., M.Si., Prof. Johan Fahri, S.E., M.P., Ph.D., Direktur CSR PT Harita Group Supriyadi Latif, Dr. Ahmad Basir, S.P., M.Si., Dr. Muamil Sunan, S.E., M.P., M.AP., serta Dr. Irham, S.Pi., M.Si.
Berbagai isu strategis menjadi pembahasan dalam seminar tersebut, mulai dari pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal, sektor pertanian dan perikanan, akses pembiayaan bagi masyarakat, peran industri melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, hingga strategi pembangunan kawasan kepulauan.
Ketua ISEI Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara, Prof. Dr. Rusman Suleman, menyampaikan bahwa pembentukan ISEI Komisariat Halmahera Selatan merupakan langkah memperkuat peran organisasi dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap kehadiran komisariat baru ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghasilkan kajian dan rekomendasi pembangunan ekonomi.
Sekretaris ISEI Maluku Utara, Dr. M. Thahrim Imam, menambahkan bahwa seminar nasional tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung pengembangan ekonomi agromaritim di wilayah kepulauan.
Melalui pelantikan pengurus baru dan seminar nasional ini, ISEI Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi daerah, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan.